Menteri Pakistan Mundur demi Cegah Krisis di Pakistan

Arpan Rahman    •    Senin, 27 Nov 2017 16:51 WIB
konflik pakistanpakistan
Menteri Pakistan Mundur demi Cegah Krisis di Pakistan
Ratusan simpatisan TLYRAP berunjuk rasa di Islamabad, Pakistan, 21 November 2017. (Foto: AFP/AAAMIR QURESHI)

Islamabad: Zahid Hamid telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Hukum Pakistan. Pengunduran diri terkait desakan ribuan pendemo yang menilai dirinya telah menistakan agama lewat amandemen undang-undang pemilihan umum. 

Unjuk rasa terhadap Hamid yang berlangsung sejak awal November berbuntut kericuhan. Sedikitnya enam orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam bentrokan antar pengunjuk rasa dengan petugas..

"Hamid telah mengajukan pengunduran dirinya kepada Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi untuk menghindarkan negara tersebut dari krisis," kata kantor berita Associated Press of Pakistan (APP) dalam sebuah laporan, mengutip sumber resmi yang tidak disebutkan namanya.

Stasiun televisi negara PTV juga melaporkan pengunduran diri Hamid. Dilansir AFP, Senin 27 November 2017, tidak ada konfirmasi langsung atau komentar dari pejabat pemerintah terkait hal ini.

Pengunduran diri Hamid menjadi tuntutan utama kelompok Tehreek-i-Labaik Ya Rasool Allah Pakistan (TLYRAP). 

TLYRAP menuding Hamid telah menistakan agama dengan mengubah aturan pemilihan umum.  Lewat perubahan aturan, ada peluang bagi tokoh Ahmadiyah untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat pemilu.

Mundurnya Hamid merupakan peristiwa terbaru dari serangkaian pukulan berat terhadap pemerintah Liga Muslim Pakistan menjelang pemilihan umum pada 2018.

Juli lalum Nawaz Sharif digulingkan dari posisi Perdana Menteri Pakistan oleh pengadilan atas tuduhan korupsi. Sementara menteri keuangan Ishaq Dar -- juga dituduh melakukan korupsi -- telah mengambil cuti medis untuk jangka waktu yang tidak disebutkan.




(WIL)