Korut Klaim Miliki Kekuatan Nuklir Penuh dan Siap Serang AS

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 29 Nov 2017 16:12 WIB
rudal korut
Korut Klaim Miliki Kekuatan Nuklir Penuh dan Siap Serang AS
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un beri perintah tes rudal terbaru (Foto: AFP).

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengklaim negaranya telah mencapai kekuatan penuh nuklir. Dia menambahkan, dengan kekuatan tersebut, mereka siap menyerang Amerika Serikat (AS) kapan pun.
 
Pernyataan ini mengikuti peluncuran terbaru rudal balistik antarbenua (ICBM) pada hari ini, Rabu, 29 November 2017.
 
 
"Kim Jong-un menyatakan dengan bangga bahwa sekarang kita (Korut) menyelesaikan kekuatan nuklir negara dan ini akan menjadi penyebab sejarah besar," ujar presenter televisi Korut, Ri Chun-Hee, seperti dilansir dari laman Channel News Asia.
 
"Keberhasilan besar dalam uji coba ICBM Hwangsong-15 adalah kemenangan tak ternilai yang dilakukan orang-orang hebat dan heroik Korea Utara," imbuhnya.
 
Kantor berita negara (KCNA) mengatakan bahwa rudal tersebut dilengkapi hulu ledak super besar yang mampu menyerang seluruh daratan AS. Pyongyang sendiri mengatakan bahwa rudal tersebut mencapai ketinggan 4.475 kilometer dan meluncur turun 950 kilometer dari lokasi peluncurannya.
 
Salah satu ahli rudal Barat menuturkan, lintasan rudal tersebut bisa mencapai 13 ribu kilometer. Hal ini berarti cukup untuk mencapai setiap kota besar di AS.
 
Sementara itu, Kim Jong-un dilaporkan memantau langsung peluncuran rudal tersebut. "Peluncuran rudal Hwasong-15 di bawah arahan langsung Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un pada 29 November, pukul 02.48 dini hari," lapor KCNA.
 
"Setelah terbang selama 53 menit di sepanjang orbit yang ditetapkan, rudal tersebut secara akurat mendarat di Laut Timur Korea (Laut Jepang)," lanjut berita tersebut. Namun, Korut meyakini bahwa sistem peluncuran tersebut dari sudut paling tinggi sehingga tidak menimbulkan efek buruk pada negara tetangga, terlebih pada keamanan.
 
"Rudal terbang pada ketinggian 4.475 kilometer dan melayang sejauh 950 kilometer," lapor KCNA lagi.
 
 
Setelah menyaksikan peluncuran Hwasong-15 yang sukses ini, Kim Jong-un dengan bangga menyatakan bahwa ini termasuk peluncuran yang hebat untuk membangun rudal yang lebih besar lagi.
 
Disebutkan pula, pengembangan dan kemajuan senjata strategis Korut ini adalah untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial negara dari kebijakan imperialis Amerika Serikat.



(FJR)