Kim Jong-un: Tombol Nuklir Selalu Terpasang di Meja Saya

Willy Haryono    •    Senin, 01 Jan 2018 11:31 WIB
korea utararudal korut
Kim Jong-un: Tombol Nuklir Selalu Terpasang di Meja Saya
Seorang warga menonton pidato tahun baru Kim Jong-un di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korsel, 1 Januari 2018. (Foto: AFP/JUNG YEON-JE)

Pyongyang: Kim Jong-un memerintahkan Korea Utara (Korut) untuk memproduksi massal hulu ledak nuklir dan misil balistik dalam pesan pertama di tahun baru, Senin 1 Januari 2018. 

Korut secara dramatis meningkatkan upayanya menjadi negara dengan kekuatan nuklir besar pada 2017, meski serangkaian sanksi internasional terus dijatuhkan ke Pyongyang. 

Kim, yang mengaku memiliki tombol peluncur nuklir di meja kerjanya, telah mengawasi langsung uji coba misil dalam beberapa bulan terakhir. Ia juga mengamati uji coba nuklir kali keenam Korut pada September. 

"Kita harus memproduksi massal hulu ledak nuklir dan misil balistik serta mempercepat pengirimannya," ujar Kim dalam pidato tahun baru, seperti dikutip AFP, sembari mengklaim Korut telah berhasil mencapai target sebagai negara dengan kekuatan nuklir. 

Pyongyang menyebut program senjatanya didesain untuk mencapai berbagai target, terutama dataran utama Amerika Serikat (AS) via teknologi misil antarbenua atau ICBM. 

Presiden AS Donald Trump merespons tiap langkah Korut dengan retorika mengancam, termasuk "menghancurkan total" Pyongyang. Ia juga menyebut Kim sedang menjalankan "misi bunuh diri."

Alih-alih meredam langkah provokatif, sejumlah analis mengatakan retorika Trump juga membuat Kim semakin bersemangat dalam misinya menghancurkan AS. 

"Negara kita dapat bertahan dari segala jenis ancaman nuklir AS. Kita memiliki kekuatan yang dapat mencegah AS bermain dengan api," ungkap Kim. 

"Tombol nuklir selalu ada di meja saya. AS harus menyadari bahwa ini bukan ancaman, tapi kenyataan," lanjut dia.

 


(WIL)