Duka Menlu Retno atas Wafatnya Mantan Sekjen ASEAN

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 30 Nov 2017 17:03 WIB
asean
Duka Menlu Retno atas Wafatnya Mantan Sekjen ASEAN
Mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan wafat Kamis 30 November 2017 di usia 68 tahun (Foto: ANTARA)

Jakarta: Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Sekjen ASEAN, Surin Pitsuwan. Menurutnya, pria tersebut merupakan sosok yang sangat baik dan bijaksana.

(Baca: Mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan Wafat Akibat Serangan Jantung).
 
"Saya sangat berduka atas kepergian Pak Surin. Dia merupakan orang yang pintar, baik dan sangat bijak," ucap Menlu Retno lewat pesan singkat kepada Medcom.id, Kamis, 30 November 2017.
 
Menlu Retno mengatakan belum lama ini dia sempat berdiskusi dengan Surin mengenai perdamaian beberapa waktu lalu.
 
"Baru beberapa waktu lalu kita berdiskusi di CSIS Jakarta. Sebelumnya saya juga berdiskusi mengenai isu perdamaian di Amman, Yordania beberapa waktu lalu," imbuhnya.
 
Kepergian Surin disebabkan karena serangan  jantung. Dia diserang kala mempersiapkan diri untuk berbicara di Thailand Halal Assembly 2017, di Bitec, Bang Na, Thailand.
 
Meskipun sempat di bawa ke Rumah Sakit Ramkhamhaeng, nyawanya tak dapat tertolong.
 
Pria ini lahir pada 28 Oktober 1949 di Muang, Nakhon Si Thammarat. Dia merupakan lulusan Claremont College di bidang politik sains pada 1972 dan mengambil jenjang S2 dari Universitas Harvard.
 
Surin masuk dunia politik pada 1986 sebagai kandidat dari Partai Demokrat. Dia kemudian menjadi wakil menteri luar negeri sejak 1992 hingga 1995 dan menjadi menlu pada 1997 hingga 2001.

Dia juga menjadi pejabat Thailand kedua yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN pada 2007 hingga 2012.

 



(FJR)