Tiongkok Kembali Tahan Warga Kanada

Sonya Michaella    •    Kamis, 17 Jan 2019 10:38 WIB
tiongkokpolitik kanada
Tiongkok Kembali Tahan Warga Kanada
Kedubes Kanada di Beijing. (Foto: AFP)

Beijing: Tiongkok dilaporkan kembali menahan satu warga negara Kanada. Dalam kasus terbaru ini, warga Kanada berjenis kelamin perempuan bernama Ti-Anna Wang ditarik keluar dari pesawat oleh enam petugas polisi. 

Wang ditahan di Bandara Internasional Beijing saat akan melanjutkan perjalanan ke Toronto dari Seoul, Korea Selatan. Ia dipisahkan dari suaminya dan ditahan bersama anaknya selama hampir dua jam.

"Ini adalah perlakukan yang mengejutkan, menakutkan dan tidak masuk akal. Tiongkok mengintimidasi saya dan keluarga saya," kata Wang, dalam sebuah email ke Raoul Wallenberg Centre for Human Rights yang berbasis di Montreal.

Dilaporkan pula bahwa Wang dilarang menggunakan ponsel dan laptopnya dan tidak diizinkan untuk menghubungi Kedutaan Besar Kanada. 

Baca: Tiongkok Vonis Mati Pria Kanada atas Penyelundupan Narkoba

"Saya tidak diizinkan untuk kembali ke Kanada dan akan dikembalikan ke Korea Selatan," ucap dia lagi.

Wang juga sempat dilarang memasuki Tiongkok ketika ia sudah tiba di Bandara Hangzhou, meski telah memiliki visa sejak Agustus 2018 untuk mengunjungi ayahnya yang sakit. 

Ayah Wang, yaitu Wang Bingzhang, ternyata merupakan salah seorang aktivis pro-demokrasi yang diculik di Vietnam pada 2002. Saat ini, ia dipenjara seumur hidup di Tiongkok dengan tuduhan spionase dan terorisme.

Dikutip dari The Globe and Mail, Kamis 17 Januari 2019, hubungan Tiongkok dan Kanada saat ini merenggang akibat penangkapan Meng Wanzhou, di Vancouver, Desember 2018 lalu. Meng adalah salah satu direktur dari perusahaan teknologi Huawei.

Baca: Kanada Keluarkan Imbauan Perjalanan ke Tiongkok

Para pakar dan diplomat menilai saling tangkap warga negara ini merupakan aksi balasan dari Tiongkok. Baru saja, Tiongkok juga menjatuhkan vonis hukuman mati kepada salah satu warga Kanada yang diduga terlibat penyelundupan narkoba.

Namun, Kementerian Luar Negeri Tiongkok membantah ada aksi balasan untuk Kanada dengan menggunakan kasus hukuman mati kepada warga asing.



(FJR)