Sultan Malaysia Beri Penghargaan pada Staf WNI di Kedubes

Sonya Michaella    •    Rabu, 05 Oct 2016 13:57 WIB
indonesia-malaysia
Sultan Malaysia Beri Penghargaan pada Staf WNI di Kedubes
Tiga staf WNI di Kedubes Malaysia mendapat penghargaan dari Sultan Negeri Jiran, 5 Oktober 2016. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seri Paduka Baginda Yang Di-Pertuan Agong atau Sultan Malaysia memberikan penghargaan kepada tiga warga negara Indonesia yang bekerja di Kedutaan Besar Malaysia di Tanah Air. 

Penyerahan penghargaan dilakukan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Hari Keputeraan Rasmi Sultan Malaysia.

"Penghargaan ini diberikan Sultan kepada staf lokal di Kedubes Malaysia atas pengabdiannya kepada Kedubes," kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato Seri Zahrain Mohamed di Kedubes Malaysia untuk Indonesia, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

"Pengabdian yang diberikan tiga staf lokal ini sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi pengabdian mereka dan juga bisa menjadi contoh untuk yang lain," lanjut Dubes Zahrain.

Ketiga staf tersebut adalah WNI yang rata-rata bekerja selama 30 tahun di Kedubes Malaysia untuk Indonesia. Said Mulyono, Syariel Manday dan Mamat Rahmat merasa sangat tersanjung karena mendapatkan penghargaan dari Sultan Malaysia atas kerja kerasnya.

Said Mulyono telah bekerja selama 33 tahun di Kedubes Malaysia untuk Indonesia sebagai pengantar surat. Ia juga pernah berpartisipasi dalam FLO RIA Funbike bersama Menteri Pelancongan Malaysia di Putrajaya pada 2013.

Sementara Syariel Manday telah bekerja selama 24 tahun sejak 1992 hingga sekarang sebagai pemandu di Kedubes Malaysia. Mamat Rahmat adalah seorang penjaga keamanan di Kedubes yang telah bekerja selama 31 tahun.

Mereka bertiga mendapat beragam hadiah dari Sultan Malaysia atas kerja keras mereka selama ini. 



(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA