Abu Sayyaf Kembali Culik Tiga Nelayan asal Malaysia

Sonya Michaella    •    Senin, 12 Sep 2016 09:27 WIB
abu sayyaf
Abu Sayyaf Kembali Culik Tiga Nelayan asal Malaysia
Kelompok Abu Sayyaf yang mendiami Filipina Selatan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Tiga nelayan Malaysia diduga diculik kelompok Abu Sayyaf. Perompakan itu terjadi pada Sabtu 10 September malam waktu setempat.

Lokasi perompakan dan penculikan tersebut diduga terjadi di dekat Pom Pom Island, kawasan perairan yang terkenal sebagai lokasi diving, dekat timur Sabah.

"Kapal itu adalah kapal yang terdaftar di Malaysia," ujar Kepala Keamanan Sabah, Wan Abdul Bari Abdul Khalid, seperti dikutip AFP, Senin (12/9/2016).

Namun, pihak otoritas Malaysia belum membenarkan secara langsung bahwa penculikan dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf. Hanya saja, Wakil Perdana Menteri Zahid Hamidi mengatakan kemungkinan besar aksi tersebut dilakukan oleh kelompok penculik yang meminta tebusan. 

"Kelompok penculik yang meminta tebusan itu beroperasi di dekat wilayah selatan Filipina, dekat dengan pulau-pulau Malaysia. Meski penjagaan dilakukan, kelompok ini bergerak di bawah radar," katanya.

Abu Sayyaf merupakan kelompok yang terdiri dari ratusan gerilyawan Islam, yang dibentuk pada tahun 1990-an dengan uang dari jaringan Al-Qaeda, Osama bin Laden. Mereka diketahui telah menerima jutaan dolar dari uang tebusan. 

Meskipun para pemimpin Abu Sayyaf telah bersumpah setia pada kelompok ISIS, namun banyak analis menilai mereka lebih memusatkan aksinya kepada penculikan yang menguntungkan. 

Saat ini, sembilan warga negara Indonesia yang berprofesi sebagai anak buah kapal pun masih berada di tangan Abu Sayyaf.

Tiga di antaranya diculik dari kapal berbendera Malaysia di perairan Lahat Datu pada 9 Juli lalu. Lima di antaranya adalah ABK TB Charles 001 yang diculik pada 23 Juni di perairan Sulu dan satu lagi, dikabarkan adalah seorang kapten kapal yang diculik di perairan Malaysia.


(FJR)