Taiwan Tak Ingin Jadi 'Pion' di Hubungan AS-Tiongkok

Sonya Michaella    •    Senin, 20 Mar 2017 14:25 WIB
politik taiwan
Taiwan Tak Ingin Jadi 'Pion' di Hubungan AS-Tiongkok
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Taipei: Pemerintah Taiwan khawatir akan digunakan sebagai 'pion' dalam pertemuan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) mendatang antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump.

Taiwan mengantisipasi pertemuan dua presiden negara kuat ini setelah Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson menyampaikan pesan Trump kepada Xi, bahwa miliuner New York tersebut ingin bertemu segera.

"Kami menyerukan kepada Tiongkok dan AS, ketika memperbaiki hubungan, untuk tidak menggunakan Taiwan untuk kepentingan mereka sendiri," kata Menteri Urusan Tiongkok dan Daratan Taiwan, Catherine Chang, seperti dikutip Reuters, Senin 20 Maret 2017.

Chang juga mendesak Beijing agar mau berdiskusi dengan Taipei mengenai stabiltias dan perdamaian di kawasan Asia Pasifik.

Tetapi, masalah bagi Taiwan adalah, apakah pertemuan Xi dan Trump akan merugikan Taiwan di mana kemungkinan AS akan mempertimbangkan paket senjata baru untuk Taiwan. Langkah ini dipastikan akan membuat Beijing berang.

"Kami harus mencari keuntungan besar dalam interaksi AS-Tiongkok. Untuk mengurangi kemungkinan komunis Tiongkok memanipulasi hubungan AS-Tiongkok-Taiwan," ujar Peng Sheng Chu, Kepala Biro Keamanan Nasional Taiwan.

Desember 2016 lalu, Taiwan seakan merayakan 'kemenangan' karena Presiden Tsai Ing Wen diterima dengan baik oleh Trump dalam sambungan telepon. Pada percakapan tersebut, Tsai mengucapkan selamat atas terpilihnya Trump menjadi Presiden AS.

Pada pertamuan Tillerson dan Xi, dibahas pula Taiwan di dalamnya. Namun, Tillerson maupun Xi menolak membeberkan apa yang dibahas di pembicaraan mereka berdua.


(WIL)