Sang Putri Duduk di Tengah Pembicaraan Trump dan PM Jepang

Arpan Rahman    •    Jumat, 18 Nov 2016 16:59 WIB
pemilu asas-jepang
Sang Putri Duduk di Tengah Pembicaraan Trump dan PM Jepang
Ivanka Trump bersama Donald Trump terima PM Jepang Shinzo Abe (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, New York: Pembicaraan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, turut diikuti oleh sang putri, Ivanka Trump. Kehadiran sang putri menggarisbawahi pengaruh keluarga itu saat Trump bersiap mengambil kekuasaan.
 
Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Trump Plaza, kediaman taipan itu, Ivanka -- model yang alih profesi jadi eksekutif bisnis -- terlihat duduk mengelompokkan diri dalam perbincangan di ruang tamu nan mewah.
 
Awak media telah dihalangi meliput pertemuan di Manhattan. Namun, foto-foto yang kemudian dirilis oleh Pemerintah Jepang juga menunjukkan Ivanka dan suaminya, pengembang perumahan dan penerbit Jared Kushner, ikut duduk dan mengobrol dengan Abe.


Ivanka Trump menerima PM Jepang Shinzo Abe (Foto: AFP).
 
 
Ivanka dan Kushner, keduanya 35 tahun, sudah tampil sebagai penasihat kunci Trump, yang mengejutkan dunia karena mengalahkan calon Demokrat Hillary Clinton dalam pilpres 8 November.
 
Para pemimpin dunia berebut cepat membangun hubungan dengan Trump. Tapi Abe jadi orang pertama yang menemui Trump secara pribadi sejak muncul suara riuh kecemasan atas kebijakan luar negeri AS dan komitmennya terhadap keamanan di Asia.
 
Setelah berbicara dengan Trump, Abe berkata kepada wartawan bahwa pertemuan itu meyakinkannya Presiden AS terpilih adalah seseorang "yang padanya saya bisa memiliki keyakinan besar."
 
 
"Kami mampu berbicara dengan jujur tentang sejumlah penting persoalan. Kami melakukannya dalam suasana yang sangat hangat," katanya, seperti dikutip AFP, Jumat (18/11/2016).
 
"Tanpa kepercayaan antara kedua negara, aliansi kita tidak akan berfungsi di masa depan," lanjutnya.
 
Juga tampak berdiri di salah satu foto, di tengah-tengah kandil bersepuh emas di gedung pencakar langit Trump, mantan Jenderal Michael Flynn, yang dilaporkan telah ditawarkan jabatan penasehat keamanan nasional.
 
Tapi kehadiran Ivanka, bergaun hitam-putih dan bersepatu hak tinggi, telah menarik perhatian di tengah protokol-pengawalan Jepang. Terutama setelah pers tabloid melaporkan Trump berencana menunjuk putrinya sebagai Duta Besar AS di Tokyo.
 
 
"Sangat tidak biasa melihat anggota keluarga menghadiri pertemuan pertama antara kedua pemimpin bahkan jika itupun tidak resmi," kata Yoshinobu Yamamoto, profesor di Universitas Prefektur Niigata.
 
"Hal ini menunjukkan bahwa ia (putrinya) akan memainkan beberapa peran penting dalam pemerintahan Trump," tambahnya.
 
"Tapi tidak mengherankan melihatnya di sana karena dia sudah terlibat dalam politik. Pokoknya, itulah cara Trump," bubuh Yamamoto.
Ivanka Trump adalah pemain kunci dalam kerajaan bisnis ayahnya dan memiliki label mode dan merek perhiasan sendiri, dan aktif dengan akun Twitter dan Instagram di mana dia menaruh mereknya.
 
Harian Tokyo Sports terbit dengan sebuah artikel berjudul "Putri Trump yang pirang menawan Ivanka duta besar mendatang untuk Jepang!?" di situsnya, Sabtu 12 November lalu.
 
Seperti dikutip media luar negeri tidak terkenal --yang telah melaporkan sebelum pemungutan suara -- bahwa Trump memiliki rencana rahasia untuk menunjuk duta besarnya, menggantikan dubes saat ini, Caroline Kennedy, putri dari presiden AS yang terbunuh, John F. Kennedy.
 
"Saya tidak berpikir kemungkinan bahwa Ivanka akan menjadi dubes di Jepang adalah nol, tapi terlalu dini buat mengatakannya," kata Yamamoto. 

 

 


(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA