Calonkan Diri di DK PBB, Indonesia Siap Beri Kontribusi Perdamaian Dunia

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 09 Sep 2017 14:49 WIB
indonesia-pbb
Calonkan Diri di DK PBB, Indonesia Siap Beri Kontribusi Perdamaian Dunia
Duta Besar RI untuk Austria Darmansjah Djumala (Foto: Dok. KBRI Wina).

Metrotvnews.com, Wina: Duta Besar RI untuk Austria Darmansjah Djumala, mengajak komunitas diplomatik, pemerintah dan parlemen di Austria mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2010-2020.
 
Djumala menyebutkan Indonesia mampu dan siap untuk memberikan kontribusi perdamaian dan keamanan internasional.
 
"Indonesia siap dan mampu memberikan kontribusi dalam upaya menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Hal ini terbukti dengan rekam jejak dan kontribusi Indonesia selama ini dalam berbagai misi penjaga perdamaian dunia, khususnya ketika Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB pada tahun 2007-2008," ucapnya dalam acara resepsi diplomatik di KBRI Wina, Kamis lalu, seperti dikutip dari keterangan KBRI Wina yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 9 September 2017.
 
Djumala menuturkan, salah satu tujuan Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia dan hal tersebut tertuang dalam Undang-undang Dasar 1945. Karenanya, Indonesia sejak 1957 sudah aktif berpartisipasi dalam berbagai operasi misi penjaga perdamaian PBB.
 
Hingga saat ini, Indonesia menduduki peringkat ketujuh dari 127 negara anggota PBB dalam hal jumlah personel yang ditempatkan. Ada 2.700 personel Indonesia yang dikirim ke berbagai wilayah konflik, terdiri dari militer dan polisi Indonesia.
 
"Dengan berbagai kekuatan yang dimiliki, Indonesia tidak hanya mampu memainkan peran yang konstruktif sebagai anggota Dewan Keamanan PBB, namun juga mampu menjadi jembatan antara Dewan Keamanan dan negara-negara anggota PBB lainnya," terangnya.
 
Sudah beberapa negara secara gamblang menyampaikan dukungan penuh kepada Indonesia dalam pencalonan anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020. 
 
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada Metrotvnews.com mengatakan tema Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB adalah 'True Partner for World Peace'. Dari tema ini, Indonesia akan menunjukkan wajah diplomasi Indonesia untuk menciptakan perdamaian.
 
"Tagline kita untuk keanggotaan DK PBB bertujuan untuk memperlihatkan wajah Indonesia yang menciptakan perdamaian," ujar Menlu Retno.
 
Banyak konflik yang terjadi di dunia dewasa ini, meski demikian, konflik lama belum juga diselesaikan. Karenanya diperlukan misi untuk menjaga perdamaian dunia.
 
Bagi Indonesia, dengan banyaknya konflik yang terjadi, tidak menyurutkan keinginan untuk damai, melainkankan konflik menjadi suatu hal yang sakral dan sangat penting. Tak hanya berkontribusi memberikan personel pasukan penjaga perdamaian, Indonesia juga aktif membantu Palestina mendapatkan kemerdekaannya.
 
Baru-baru ini, Indonesia lewat Menlu Retno berkunjung ke Myanmar, negara yang tengah dilanda kekerasan etnis. Melalui pendekatan inklusif, Indonesia berhasil menjadi negara satu-satunya yang berhasil masuk dan memberikan bantuan kemanusiaan di Rakhine.
 
Semuanya itu merupakan modal bagi Indonesia untuk bisa dilihat kontribusinya terhadap perdamaian, keamanan dan stabilitas dunia.



(FJR)