Kim Jong-un Sebut Negara Tujuan Pertamanya Memang Tiongkok

Willy Haryono    •    Rabu, 28 Mar 2018 13:42 WIB
korea utarationgkok
Kim Jong-un Sebut Negara Tujuan Pertamanya Memang Tiongkok
Warga Korsel di Seoul, 28 Maret 2018, menonton berita pertemuan Kim Jong-un dengan Xi Jinping di Beijing, Tiongkok. (Foto: AFP/JUNG YEON-JE)

Beijing: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un disambut hangat Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam kunjungan dadakannya ke Beijing. Keduanya bertekad memperkuat hubungan menjelang rencana konferensi tingkat tinggi dengan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). 

Dalam kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjadi pemimpin, Kim beserta sang istri dijamu makan malam mewah oleh Xi. Menurut kantor berita Xinhua, Kim "berkomitmen terhadap denuklirisasi" di Semenanjung Korea.

"Sejak awal tujuan pertama dalam kunjungan luar negeri saya adalah ibu kota Tiongkok," ujar Kim, menurut laporan dari Korean Central News Agency atau KCNA, Rabu 28 Maret 2018. 

"Ini merupakan tugas saya sebagai seseorang yang harus menghargai hubungan DPRK-PRC dari generasi ke generasi," lanjut dia, merujuk pada akronim nama resmi kedua negara. 

KCNA melaporkan Xi menerima undangan Kim untuk mengunjungi Pyongyang, yang akan menjadi kunjungan pertama ke ibu kota Korut sejak menjadi presiden pada 2012. 

Kedua tokoh belum pernah bertemu setelah kematian Kim Jong-il pada 2011. Hubungan kedua negara juga memburuk karena Tiongkok mendukung sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Korut atas program misil dan nuklir. 

Baca: 10 Momen Penting Kepemimpinan Kim Jong-un

Namun Xi menekankan pentingnya menjalin hubungan dengan Korut. "Ini merupakan pilihan strategis dan satu-satunya pilihan yang benar," tegas dia. 

Xi dan Kim duduk berhadap-hadapan di sebuah meja konferensi, dengan sama-sama didampingi pejabat kedua negara, di Great Hall of the People. Tayangan televisi CCTV memperlihatkan Kim mengamati secara seksama segala sesuatu yang disampaikan Xi. 

Setelah itu, Xi dan istrinya, Peng Liyuan, mengucapkan selamat tinggal kepada Kim yang juga datang bersama pasangannya, Ri Sol-ju, saat mereka meninggalkan Beijing dengan menaiki sebuah mobil hitam.

Media nasional Tiongkok dan Korut menyebut kunjungan "tidak resmi" itu dimulai sejak Minggu dan berakhir Rabu ini. 

 


(WIL)