Dubes Kanada untuk ASEAN Belum Mau Beberkan Rekomendasi untuk Myanmar

Sonya Michaella    •    Jumat, 17 Nov 2017 13:17 WIB
kejahatan kanadaasean
Dubes Kanada untuk ASEAN Belum Mau Beberkan Rekomendasi untuk Myanmar
Duta Besar Kanada untuk ASEAN Marie Louisse Hannan (Foto: Sonya Michaella).

Jakarta: Duta Besar Kanada untuk ASEAN Marie Louisse Hannan belum bisa membeberkan sedikit rekomendasi untuk Myanmar yang sedianya akan dilaporkan Utusan Khusus Kanada untuk Myanmar, Bob Rae.

Laporan utuh soal keadaan Rakhine dan Bangladesh akan diberikan Rae kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Januari 2018 mendatang. 

"Laporan awal baru diberikan Bob Rae pekan lalu. Tapi saya tidak bisa memberikan bocorannya untuk saat ini," kata Dubes Hannan kepada awak media di Jakarta, Jumat 17 November 2017.

Mantan anggota Parlemen Kanada asal Ontario tersebut diutus langsung oleh PM Trudeau untuk mengunjungi Myanmar dan Bangladesh. Utamanya adalah untuk melihat keadaan para pengungsi pascabentrokan di Rakhine State.

"Kami juga sangat mengapresiasi bantuan dan dukungan Indonesia untuk Myanmar. Kanada juga memberikan bantuan ke Myanmar sebesar USD25 juta tahun ini," ucap dia lagi.

PM Trudeau mengaku ia amat prihatin mengenai krisis kemanusiaan dan keamanan di Negara Bagian Rakhine, myanmar, terutama penindasan brutal terhadap warga muslim Rohingya.

Lebih dari 600 ribu warga etnis minoritas Muslim tersebut mengungsi dari negara bagian Rakhine, Myanmar utara sejak pecahnya bentrokan 25 Agustus lalu. 

Warga Rohingya secara sistematis tidak diberikan hak-hak dasar mereka selama puluhan tahun di negara berpenduduk lokal Myanmar. 

Dalam beberapa waktu terakhir, pasukan keamanan Myanmar juga dilaporkan menembaki warga sipil tidak bersenjata secara membabi-buta, termasuk anak-anak, dan melakukan kekerasan seksual di berbagai wilayah, menurut laporan penyidik PBB.


(FJR)