Masyarakat Indonesia di Jepang Galang Dana untuk Pesawat R80

Suryopratomo    •    Rabu, 10 Jan 2018 20:19 WIB
indonesia-jepang
Masyarakat Indonesia di Jepang Galang Dana untuk Pesawat R80
Mahmudi Fukumoto yang berkomitmen memberikan donasi untuk pembangunan pesawat R80 (Foto: Panitia Diaspora Indonesia Summit 2018).

Jakarta: Pesawat R80 akan menjadi kebanggaan Indonesia dalam pencapaian industri strategis. Penggalangan dana dilakukan berbagai pihak untuk mewujudkan pesawat kreasi asli putra-putri Indonesia.
 
Pada Jumat 5 Januari terjadi penandatangan MOU antara PT Regio Aviasi Industri (RAI-pemilik paten dan produsen Pesawat R80) dengan PT Bintang Angkasa Berjaya (ceknricek.com) sebagai penyelenggara penggalangan dana dari para Diaspora Indonesia di seluruh dunia, Fikar Rizky Mohammad, CEO ceknricek.com. Pada Sabtu 6 Januari Fikar terbang ke Tokyo, dilanjutkan ke Fukuoka dan Beppu untuk pembentukan panitia dan persiapan penggalangan dana dari Diaspora Indonesia di Jepang.
 
Fikar disambut di Haneda Airport Tokyo, oleh Ananda Setiyo Ivannanto (Presiden Aliansi Strategis Hubungan Indonesia Jepang). Setelah menyampaikan visi misi dan tujuan kedatangannya, Ananda Ivannanto yang telah bersahabat lama dengan Fikar, langsung menyatakan siap untuk menjadi Ketua Panitia Indonesia Diaspora Summit di Tokyo Agustus 2018 mendatang.
 
Ivan bersama Fikar kemudian bertemu dengan  Mahmudi Fukumoto, seorang miliuner Indonesia di Jepang yang sukses dengan perusahaan kontraktor, tour dan pembuat mainan. Mahmudi Fukumoto pun menyambut baik Diaspora Indonesia Summit dengan menyatakan ini pertemuan diaspora paling tulus dan menyatakan akan menyumbangkan donasi dalam jumlah besar. Namun untuk sementara  minta jumlah donasinya dirahasiakan. 
 
Mahmudi juga menjanjikan akan mengajak dan menginsipirasi teman temannya untuk berpartisipasi pada acara ini. Di hari yang sama  setelah pertemuan dengan Mahmudi, Fikar dan Ivananto melanjutkan perjalanan ke Fukuoka, bertamu di kampus Universitas Ritsumeikan APU (Asia Pacific University). 
 
Kampus ini mempunyai kosentrasi mahasiswa Indonesia terbanyak dan juga mempunyai mesin organisasi yang paling aktif. Lalu berdiskusi dengan Ketua Kabinet APU INA, Hafiz semacam organisasi resmi ikatan Mahasiswa Indonesia di APU INA.
 
Wajah optimistik tidak bisa disembunyikan Hafiz ketika Fikar dan Ivan berbicara mengenai rencana penggalangan dana untuk R80, pesawat rakyat Indonesia ini.
 
Siang itu diberi kesempatan berbicara di delan  34 Perwakilan Mahasiswa Indonesia di APU dan Associate Professor APU yang juga merupakan perantau Indonesia, diketuai Dahlan Nariman.
 
Sebetulnya hari itu direncanakan Fikar akan bicara di depan 480 mahasiswa  yang berkuliah di sana. Namun cuaca hari itu buruk membuat bus yang ditumpangi mahasiswa mahasiswa tersebut terhalang menuju kampus dari dormitory mereka.
 
Fikar mengutarakan rasa takjub melihat semangat anak-anak Perantau Indonesia di Jelang. Mereka berjanji akan menabung sampai pada saatnya  berdinasi di Agustus hari perayaan kemerdekaan, saat acara pertemuan Diaspora Indonesia  diselenggarakan di Tokyo.
 
Setelah pertemuan itu Fikar bersama Ivan menuju ke sebuah kawasan di Kurume untuk melihat kantor yang telah disediakan oleh Ivananto dan partnernya Hirohide Nakamura, sebagai sekretariat acara Diaspora Indonesia Nanti. Kantor Ini pun nantinya akan dioperasikan sebagai (Kantor CNR Nihon Shiten/ Cabang Jepang).
 
"Inilah saatnya kita menjawab opini banyak media asing yang  mengobrak abrik kearifan citra Indonesia dan kearifan lokal  kita dengan referensi budaya dan kultur mereka," tutur Fikar, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu 10 Januari 2018.
 
Opini media asing tentang Indonesia selalu tendensius memperuncing masalah untuk tujuan meresahkan masyarakat. Kini sudah saatnya berganti, media Indonesia harus mendunia. Salah satu caranya membuka cabang di Jepang untuk mempromosikan Indonesia, mengangkat hal- hal bermanfaat yang bisa digali dari kerjasama kedua negara, dan juga sebagai klarifikasi langsung dari bangsa Indonesia atas banyaknya kekeliruan tentang negarta kita yang sering diberitakan media asing.
 
Senin 8 Januari malam dari Fukuoka Fikar terbang kembali ke Jakarta dan tiba di tanah air Selasa 9 Januari tepat di hari ulang tahunnya yang ke 29. Ia masih punya agenda ke beberapa negara yang rencananya menjadi tempat Diaspora Indonesia Summit 2018.
 
Fikar mengklaim perjalanan singkatnya tiga hari sebagai perjalan yang super produktif bagi bangsa Indonesia (pemilik  patent dan produsen Pesawat R80 dan PT Bintang Angkasa Berjaya (ceknricek.com) sebagai agen yang menggalang dana dari para diaspora Indonesia diseluruh dunia.



(FJR)