Paus Fransiskus Pimpin Doa Perdamaian di Bangladesh

Sonya Michaella    •    Jumat, 01 Dec 2017 12:39 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Paus Fransiskus Pimpin Doa Perdamaian di Bangladesh
Paus Fransiskus berbicara di Istana PM Bangladesh. (Foto: AFP)

Dhaka: Pemimpin Takhta Suci Vatikan, Paus Fransiskus, memimpin doa perdamaian bersama dengan para pemimpin Katolik, Kristen, Muslim, Hindu dan Buddha dalam kunjungannya ke Bangladesh.

Diperkirakan sekitar 100 ribu orang berkumpul di sebuah taman di Dhaka untuk menyaksikan misa ini. 

Dikutip dari AFP, Jumat 1 Desember 2017, Paus juga menjumpai pengungsi Rohingya yang ada di perbatasan Bangladesh.

Paus juga sempat memuji Bangladesh karena masih mau menerima pengungsi Rohingya meski tempat dan fasilitasnya sangat terbatas.

"Negara-negara lain harus membantu pengungsi di Bangladesh. Apalagi bagi pengungsi yang memerlukan kebutuhan mendesak," ucap Paus.

Paus Fransiskus adalah Paus pertama yang mengunjungi Bangladesg setelah tiga dekade lalu.

Sebelumnya, Paus mengunjungi Myanmar dan bertemu dengan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi serta Panglima Militer Myanmar Min Aung Hlaing.

Kunjungannya ke Myanmar dalam rangka membantu meredakan krisis kemanusiaan di Rakhine. Pasalnya, akibat keadaan yang kembali memanas pada Agustus lalu tersebut, hampir 600 ribu warga Rakhine, khususnya etnis Rohingya mengungsi ke Bangladesh.
 
Sebelum bertemu dengan para tokoh agama Buddha dan biksu, Paus melaksanakan misa terbuka bersama para umat Katolik di Myanmar. Dalam khotbahnya, Paus Fransiskus mengajak agar semua umat Katolik hidup dalam belas kasihan.


(FJR)