UNDP: Indonesia Negara Terdepan Penerapan Komitmen SDGs 2030

Willy Haryono    •    Jumat, 07 Oct 2016 16:42 WIB
filantropi
UNDP: Indonesia Negara Terdepan Penerapan Komitmen SDGs 2030
UNDP Indonesia Country Director Christophe Bahuet (Foto: UNDP)

Metrotvnews.com, Jakarta: United Nations Development Program (UNDP) yang merupakan salah satu bagian dari PBB memuji Indonesia sebagai negara terdepan dalam mencapai Tujuan Perkembangan Berkelanjutan atau SDGs. 
 
Salah satu indikatornya, menurut UNDP, dapat dilihat dari terselenggaranya Festival Filantropi Indonesia (IPFEST) 2016. 
 
"Ini festival terbesar. Bagi UNDP, ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia menuju SDGs," ujar UNDP Indonesia Country Director Christophe Bahuet dalam IPFEST 2016 di Jakarta Convention Center, Jumat (7/10/2016). 
 
Satu tahun setelah SDGs diadopsi, UNDP memuji para filantrop di Indonesia yang menjadi pemain aktif. "Ini akan menjadi pelajaran penting bagi dunia," tutur Christophe. 


Christophe Bahuet dalam IPFEST 2016  (Foto: Willy Haryono/MTVN)

 
Christophe turut menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dengan Filantropi Indonesia. Menurutnya, kerja sama tersebut mampu mendorong Indonesia mencapai target-target SDG2 pada 2030.
 
"UNDP juga siap bekerja sama dengan Anda semua," tutup Christophe. 
 
Filantropi Indonesia adalah lembaga nirlaba yang dibentuk oleh individu atau kelompok yang peduli dan ingin berbagi kepada sesama. Lembaga ini bertujuan mencapai target SDGs 2030.
 
Terdapat lebih dari 100 booth aksi kemanusiaan yang dipamerkan di IPFEST 2016, termasuk Media Group Dompet Kemanusiaan yang membawahi Yayasan Media Group, Yayasan Sukma dan Kick Andy Foundation.
 
Sebelumnya, Menteri Sosial Indar Parawansa mengatakan pendidikan adalah sektor yang perlu diperhatikan dalam mencapai target SDGs 2030, yang salah satunya adalah Zero Poverty atau tidak ada kemiskinan. 

(FJR)

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

25 minutes Ago

Tidak ada bukti bahwa pelaku serangan, Khalid Masood tergabung dalam kelompok radikal mana pun…

BERITA LAINNYA