Ribuan Warga Korsel Terjang Hujan Es Demi Lengserkan Presiden

Sonya Michaella    •    Sabtu, 26 Nov 2016 16:46 WIB
korea selatan
Ribuan Warga Korsel Terjang Hujan Es Demi Lengserkan Presiden
Demo di Seoul (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Seoul: Puluhan ribu demonstran menerjang hujan es dan suhu yang sangat dingin di Seoul, Korea Selatan (Korsel) untuk menuntut Presiden Park Geun-hye mengundurkan diri.

Park diduga terkait skandal korupsi bersama dengan rekannya, Choi Soon-sil. Meskipun Park sudah meminta maaf kepada rakyat Korsel, namun rakyat tetap meminta dirinya mencopot jabatan presiden.

"Saya yakin Park tidak akan mundur secara sukarela, tapi kita harus mengumpulkan suara kita untuk mendorong parlemen akan memakzulkan dia," ujar seorang mahasiswa yang ikut unjuk rasa kepada AFP, Sabtu (26/11/2016).



Polisi Korsel menyebut sekitar 140.000 orang berada di Seoul untuk berunjuk rasa. Menjelang sore hari, jumlah pun bertambah sekitar 350.000 orang.

Orang-orang memukul drum dan meneriakkan 'Park harus turun sekarang' sambil berjalan menuju Blue House, Istana Kepresidenan Korsel. Namun, polisi telah menutup akses ke Blue House untuk menghindari kericuhan.

Unjuk rasa ini adalah unjuk rasa yang terbesar yang pernah terjadi di Korsel. Para pengunjuk rasa juga rela memakai jas hujan dan payung demi tetap bersama-sama menuntut Park turun.

"Kami di sini untuk menggulingkan Park dan menghindarkan negara ini dari kehancuran," ungkap seorang petani dari Provinsi Muan yang rela datang ke Seoul untuk berdemo.

Sejauh ini, Park enggan mengundurkan diri. Walaupun dirinya sudah meminta maaf kepada rakyat Korea, namun sepertinya rakyat tetap menginginkan dirinya mundur dari jabatan sekarang.





(FJR)