Kerja sama RI-Jepang Merawat Penderita HIV/AIDS di Papua

Fajar Nugraha    •    Rabu, 30 Nov 2016 13:26 WIB
hari aids
Kerja sama RI-Jepang Merawat Penderita HIV/AIDS di Papua
Peresmian penampungan bagi pasien HIV/AIDS di Papua (Foto: Dok. Kedubes Jepang).

Metrotvnews.com, Jayawijaya: Pemerintah Indonesia bersama dengan Jepang, membangun sebuah tempat penampungan untuk Orang yang Hidup Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Papua.
 
Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia menyerahkan fasilitas penampungan ini di Kabupaten Jayawijaya, Papua dengan bantuan hibah Jepang.


Peresmian tempat penampungan pasien HIV/AIDS (Foto: Dok. Kedubes Jepang).  
Konsuler Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Mari Takada sebagai wakil dari pihak Jepang, menyerahkan bantuan ini kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Yohanies Walilo dan Direktur Eksekutif Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Papua dan Tahi Ganyang Butarbutar. 
 
"Pembangunan penampungan tersebut dilakukan melalui Proyek Pembangunan Shelter untuk Mendukung Pasien Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya, Papua," ujar Mari Takada, dalam keterangan tertulis Kedubes Jepang, yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (30/11/2016).
 
Proyek bantuan bernilai Rp1,1 miliar dan disepakati oleh Pemerintah Jepang dan Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Papua pada Maret 2016.
 
"Tempat penampungan tersebut memainkan peran penting dalam mendukung pasien HIV/ AIDS, sebagai tempat pemulihan setelah perawatan di Rumah Sakit, sampai gejala penyakit membaik serta menjadi fasilitas untuk penyuluhan mengenai penyakit menular atau infeksi termasuk HIV/AIDS," imbuh Takada. 


Tempat penampungan akan dimanfaatkan juga untuk penyuluhan HIV/AIDS (Foto: Kedubes Jepang).
 
 
Selama ini Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Papua menyewa rumah dan menggunakannya sebagai penampungan. Namun, rumah tersebut tidak cocok untuk digunakan sebagai penampungan dari sisi desainnya, dan tidak dapat menjawab permintaan dari Rumah Sakit untuk menerima pasien secara maksimal karena keterbatasan fasilitas di rumah sakit. 
 
Adapun tempat penampungan ini memiliki empat kamar, aula, ruang konseling, dapur dan ruangan
untuk mencuci. Fasilitas ini disedikan dengan tujuan melakukan perawatan bagi lebih banyak pasien orang yang hidup dengan HIV/AIDS secara efisien.
 
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan lebih banyak pasien orang yang hidup dengan HIV dan AIDS di Kabupaten Jayawijaya mendapatkan perawatan yang tepat, dan bermanfaat bagi kawasan sekitarnya melalui penyuluhan terhadap orang yang terinfeksi pasien dan keluarganya.



(FJR)