Jurnalis Harus Bisa Hentikan Hoaks

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 11 Oct 2018 21:05 WIB
indonesia-ashoax
Jurnalis Harus Bisa Hentikan Hoaks
Profesor Sekolah Jurnalisme Universitas Amerika Maggie Farley membahas cara atasi hoaks. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).

Jakarta: Seorang jurnalis harus bisa melawan dan mrnghentikan hoaks. Hal ini disampaikan Profesor dari Sekolah Jurnalisme Universitas Amerika Maggie Farley.
 
Baca juga: Hoaks Sangat Kuat Mencuci Otak Manusia.
 
Hal senada juga disampaikan pengamat media, Ignatius Hariyanto. Menurut dia, jurnalis memiliki keuntungan dengan dapat memverifikasi langsung kebenaran suatu berita.
 
"Bahkan jurnalis juga bisa dijqdikan senjata melawan hoaks," tuturnya, di @america, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.
 
Menghentikan penyebaran hoaks tidak semudah yang dipikirkan masyarakat kebanyakan. Menurut Farley, orang yang dapat menghentikan hoaks adalah mereka yang bisa berpikiran terbuka.
 
"Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk tidak menyebarkan hoaks kalau pikirannya tidak terbuka. Mereka yang pikirannya tertutup tidak akan bisa diinterupsi," tukasnya.
 
Karenanya para pembicara diskusi tersebut mengajak masyarakat untuk terbuka pikirannya pada hal-hal baru. Mereka juga mengimbau masyarakat banyak membaca.
 
"Gunakan otakmu sebelum Anda menggunakan jari untuk menyebarkan hoaks," tutup Maggie.


(FJR)