ISIS Serang Kedubes Irak di Afghanistan

Fajar Nugraha    •    Selasa, 01 Aug 2017 10:45 WIB
isis
ISIS Serang Kedubes Irak di Afghanistan
Kelompok militan ISIS yang saat ini masih berkuasa di Suriah (Foto: BBC).

Metrotvnews.com, Kabul: Sekitar empat orang anggota militan tewas dalam serangan bom disertai adu tembak di Kedutaan Besar Irak di Kabul, Afghanistan.
 
Kelompok militan Islamic State (ISIS) pun mengklaim berada di balik serangan ini pada Senin 31 Juli itu.
 
Lokasi Kedubes Irak sendiri berada di luar kompleks diplomatik di Afghanistan. Kantor tersebut berada di dekat wilayah pusat Kota Kabul, Shahr-e-Nau, yang terkenal dengan deretan mal dan restoran.
 
Dua pekan lalu, pihak kedutaan melakukan perayaan kemenangan pasukan Irak atas ISIS di Kota Mosul. Tidak diketahui apakah serangan kali ini memiliki kaitan.
 
"Satu orang meledakkan dirinya sendiri di pintu masuk kedutaan, sementara tiga orang lainnya merangsek masuk ke kompleks kedutaan dan mulai melepaskan tembakan," ujar Menteri Dalam Negeri Afghanistan Najib Danish, seperti dikutip Anadolu, Selasa 1 Agustus 2017.
 
"Pelaku masuk ke dalam kompleks kedutaan dan melakukan serangan pada pukul 11.30 siang (waktu setempat) dan penyerangan baru dinyatakan usai terjadi baku tembak selama empat jam," imbuh Danish.
 
Unit khusus pihak Kepolisian Nasional Afghanistan (ANP) langsung menuju lokasi kejadian dan mengepung wilayah kedutaan. Mereka pun berhasil menyelamatkan staf kedutaan.
 
Pihak Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyebut insiden tersebut sangat bertentangan dengan Islam dan tidak berperikemanusiaan.
 
"Tiga pelaku terakhir tewas diterjang peluru pasukan dan hanya satu anggota ANP yang terluka dalam operasi ini. Seluruh diplomat Irak berhasil diselamatkan," tutur Danish.
 
Namun Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Irak Ahmad Jamal menyebutkan bahwa dua anggota keamanan Afghanistan tewas dalam kejadian ini. Keduanya berada di pintu gerbang saat serangan berlangsung.
 
Jamal memberikan konfirmasi bahwa staf mereka untuk sementara waktu dipindahkan ke Kedutaan Mesir. ISIS sendiri menyebutkan bahwa dua anggotanya mereka terlibat dalam serangan itu.

 

 
(FJR)