ASEAN: Status Quo Al Aqsa Harus Dipertahankan

Sonya Michaella    •    Senin, 07 Aug 2017 09:00 WIB
aseanpalestina israel
ASEAN: Status Quo Al Aqsa Harus Dipertahankan
Para Menlu ASEAN di ASEAN Ministerial Meeting 2017 di Manila, Filipina. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Para Menteri Luar Negeri ASEAN menyatakan keprihatinannya terhadap serentetan kejadian yang terjadi di Kompleks Masjid Al-Aqsa. Menlu ASEAN pun sepakat untuk mengeluarkan sebuah kesepakatan atas usulan Indonesia.

"Atas inisiasi Indonesia, para Menlu ASEAN telah menyepakati pernyataan bersama mengenai situasi di Kompleks Masjid Al-Aqsa yang berjudul ASEAN Foreign Ministers Statement on the Situation in Al Haram Al Sharif Compound," ucap Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, seperti keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri RI kepada Metrotvnews.com, Senin 7 Agustus 2017.

Dalam pernyataan tersebut, para Menlu ASEAN meminta semua pihak untuk menahan diri, menjaga keamanan dan stabilitas serta mempertahankan status quo dari kompleks Masjid Al Aqsa.

Secara khusus, para Menlu ASEAN juga mendorong komunitas internasional untuk berkontribusi terhadap adanya keamanan, stabilitas dan kebebasan beribadah di kompleks Masjid Al-Aqsa secara keberlanjutan. 

Lebih lanjut, Menlu ASEAN juga mendorong dimulainya kembali proses perdamaian antara Israel dan Palestina, dengan tujuan untuk mencapai perdamaian yang hakiki atas dasar two state solution.

Menlu ASEAN menekankan bahwa solusi akhir yang adil dan komprehensif atas konflik Israel – Palestina dapat memberikan kontirbusi yang lebih besar terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah dan di dunia. 

Indonesia berinisiatif agar ASEAN mengeluarkan suatu pernyataan khusus mengenai situasi di kompleks Al-Aqsa untuk merefleksikan keprihatinan ASEAN terhadap situasi yang baru terjadi di kompleks tersebut dan menjadi sorotan masyarakat internasional. 

Pernyataan ASEAN yang pertama terkait Kompleks Masjid Al-Aqsa, menunjukan bahwa sebagai salah satu aktor penting di kawasan yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip perdamaian dan toleransi memandang bahwa kejadian baru-baru ini tidak dapat dibiarkan. 

ASEAN mengharapkan pernyataan ini dapat menjadi suatu dorongan bagi para pihak terkait untuk terus menjaga perdamaian dan keamanan di Timur Tengah, yang pada gilirannya dapat berkontribusi bagi perdamaian dan keamanan dunia.





(WIL)