Kebakaran di Pasar Ikan Terbesar di Dunia, Polisi Jepang Taksir Kerusakan

Arpan Rahman    •    Jumat, 04 Aug 2017 20:19 WIB
jepang
Kebakaran di Pasar Ikan Terbesar di Dunia, Polisi Jepang Taksir Kerusakan
Kebakaran di pasar ikan Tsukiji di Jepang (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Tokyo: Para penyidik ??polisi dan pemadam kebakaran Jepang menyelidiki puing-puing hangus sebagian pasar ikan terbesar di dunia. Sehari usai kebakaran melalap tujuh bangunan di lokasi wisata populer di Tokyo.
 
Pasar Tsukiji selama 80 tahun menarik puluhan ribu pengunjung per tahun untuk warren warung yang sarat dengan spesies ikan dan sushi segar yang eksotis.
 
Tidak ada korban luka dalam kebakaran yang meletus, Kamis malam 3 Agustus, dan membubung asap abu-abu yang mengepul kota. Namun 935 meter persegi toko dan restoran di tujuh bangunan hancur. Juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo.
 
"Pada titik ini kita tidak bisa mengatakan apapun tentang penyebabnya, masih dalam penyelidikan," tambahnya. 
 
"Tidak ada informasi yang menunjukkan adanya pembakaran, tapi sekali lagi, masih terlalu dini untuk mengatakannya," lanjutnya seperti disitat NHK, Jumat 4 Agustus 2017.
 
Laporan media berkata bahwa api tersebut nampaknya berasal dari bangunan bertingkat tiga dan orang-orang di daerah tersebut. Dilaporkan asap sebelum kebakaran dimulai di pasar "luar" Tsukiji. Kawasan yang penuh restoran informal di mana wisatawan dapat menyajikan piring makanan laut segar dan sushi.
 
Sebagian besar tempat di kawasan , yang ramai dikunjungi pelanggan pada pagi dan sore hari. Sesudah tutup pada hari ketika api mulai menyala. Pasar Tsukiji, di mana sebagian besar pedagang grosir makanan laut berada dan pelelangan tuna terkenal di dunia dilakukan pada waktu subuh, tidak terpengaruh.
 
Pada Juni, Gubernur Tokyo mengumumkan rencana yang sudah lama tertunda demi melokasikan Tsukiji. Dari lokasi saat ini di beberapa real estat, paling utama di kota itu ke pulau buatan manusia dengan tanah yang terkontaminasi. Pasar luar tidak dijadwalkan untuk bergerak.
 
Gubernur Tokyo Yuriko Koike katakan bahwa kerentanan pasar atas sebuah gempa besar bangunan tersebut harus dibangun kembali.
 
Di puncak kebakaran, sekitar 66 truk pemadam kebakaran dan sejumlah pemadam kebakaran bekerja memadamkan api. Upaya mereka terhambat oleh lorong-lorong berliku dan bangunan yang rapat. Api diawasi sekitar tengah malam dan padam, Jumat pagi.
 
Di antara tempat-tempat yang hancur toko mie ramen, yang sangat populer dengan turis mancanegara, kata media.
 
"Lantai dua adalah kerugian total, dan semua yang ada di lantai pertama benar-benar basah kuyup," kata seorang pemilik toko kepada stasiun penyiaran NHK.



(FJR)