AS Keluarkan Larangan Perjalanan, Korut Protes Keras

Sonya Michaella    •    Jumat, 04 Aug 2017 14:07 WIB
nuklir korea utara
AS Keluarkan Larangan Perjalanan, Korut Protes Keras
Suasana kota Pyongyang, Korea Utara. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Pemerintahan Korea Utara (Korut) mengkritik keras keputusan Amerika Serikat (AS) yang melarang warga AS untuk berpergian ke Korut.

"Tidak ada alasan bagi warga asing untuk merasa terancam saat berada di Korut. Semua warga dunia boleh berkunjung ke sini," kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut yang tak mau disebutkan namanya.

Dikutip dari KCNA, Jumat 4 Agustus 2017, Korut menganggap langkah AS ini merupakan "upaya kotor" untuk membatasi pariwisata Korut.

"Pintu kami selalu terbuka untuk orang Amerika yang mengunjungi kami dengan niat baik," tutur dia.

Terkait dengan kematian warga AS, Otto Warmbier, beberapa waktu yang lalu, akhirnya Korut angkat bicara lebih dalam.

Juru bicara Kemenlu Korut ini menyebutkan bahwa hukuman yang adil akan diberlakukan bagi semua warga negara jika kedapatan melakukan tindakan melawan rezim Kim Jong un.

"Tidak ada negara di dunia yang membiarkan orang asing melakukan kejahatan di negaranya. Hukum adalah hak kita sebagai negara yang berdaulat," tegas dia.

Baru saja Kemenlu AS mengeluarkan sebuah pengumuman bahwa mulai 1 September 2017, warga AS dilarang berpergian ke Pyongyang dengan alasan apapun.

AS juga sudah mengumumkan pada orang-orang yang saat ini berada di Korut dan memegang paspor AS untuk segera keluar dari Negara Komunis tersebut.

Pengecualian hanya pada wartawan dan yang bekerja di bidang kemanusiaan," sebut pernyataan resmi dari Kemenlu AS. 

Namun, mereka yang berprofesi di bidang ini harus meminta validasi khusus untuk menetap di Negara Komunis itu karena urusan pekerjaan.





(FJR)