Kesehatan Menurun, Kaisar Jepang Batalkan Tugas Resmi

Willy Haryono    •    Selasa, 03 Jul 2018 13:54 WIB
politik jepang
Kesehatan Menurun, Kaisar Jepang Batalkan Tugas Resmi
Kaisar Jepang Akihito dalam sebuah acara pesta di Tokyo, 25 April 2018. (Foto: AFP/TOSHIFUMI KITAMURA)

Tokyo: Kaisar Jepang Akihito membatalkan tugas resmi untuk hari kedua pada Selasa 2 Juli, setelah dirawat atas kurangnya pasokan darah ke otak.

Pria 84 tahun itu mengejutkan seantero Jepang pada 2016 setelah mengungkapkan keinginannya untuk mundur setelah berkuasa hampir tiga dekade. Akihito mengungkapkan alasan utamanya adalah usia dan kesehatan.

Sebelumnya, Akihito pernah menjalani operasi kanker prostat dan jantung. Kondisi kesehatannya diawasi secara seksama di Jepang.

Seorang juru bicara kekaisaran Jepang mengatakan Akihito "mengalami sakit perut ringan dan juga gejala vertigo."

"Dia akan beristirahat hari ini dan menunda tugas-tugas resminya," lanjut dia, seperti dikutip dari AFP, Rabu 3 Juli 2018.

Senin kemarin, juru bicara pemerintah menyebut bahwa Akihito telah dirawat atas penyakit cerebral anaemia, sebuah kondisi yang terjadi akibat kurangnya pasokan darah ke otak. Kondisi ini memicu vertigo dan rasa mual.

Akihito akan menjadi kaisar pertama di Jepang yang mengundurkan diri -- pada 30 April 2019 -- dalam sejarah kekaisaran Negeri Sakura sejak lebih dari dua abad silam.

Status kaisar merupakan isu sensitif di Jepang -- peninggalan dari sejarah kelam perang di masa lalu yang dilakukan atas nama ayah Akihito, Hirohito, yang meninggal pada 1989.

Setelah Perang Dunia II berakhir, Akihito menjalankan peran kaisar di era modern sebagai simbol negara. Beberapa kaisar sebelumnya, termasuk sang ayah, dianggap masyarakat Jepang sebagai manusia setengah dewa.


(WIL)


Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

33 minutes Ago

Amerika Serikat kembali diguncang skandal mata-mata. Kejaksaan wilayah Washington DC menahan seorang…

BERITA LAINNYA