Pesawat AS-Afghanistan Hancurkan Fasilitas Opium Taliban

Arpan Rahman    •    Selasa, 21 Nov 2017 22:32 WIB
taliban
Pesawat AS-Afghanistan Hancurkan Fasilitas Opium Taliban
Pesawat jet tempur F-18 milik Angkatan Udara Swiss. (Foto: AFP / FABRICE COFFRINI)

Kabul: Pesawat Amerika Serikat (AS) dan Afghanistan, Senin 20 November 2017, menghancurkan fasilitas pengolahan opium di Afghanistan selatan. Penghancuran dilancarkan di bawah arahan pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mengganggu sumber pendapatan kelompok militan Taliban. Demikian dilaporkan pejabat militer kedua negara.

Pengebom B-52, ket tempur F-22 Raptor, drone, tembakan roket Korps Marinir, dan A-29 milik Afghanistan menggempur delapan situs pengolahan opium di provinsi Helmand, ucap militer AS dan pemerintah Afghanistan di Kabul.

"Operasi gabungan kami selama 24 jam terakhir menjadi demonstrasi tekad kami dalam mengalahkan teroris dan orang-orang yang mendukung mereka, terutama di jaringan peredaran narkotika," kata Jenderal John Nicholson, komandan Angkatan Udara AS di Afghanistan dan Resolute Support Mission yang dipimpin NATO kepada awak media.

"Kami menghantam laboratorium, tempat mereka mengubah opium menjadi heroin. Kami menghancurkan fasilitas penyimpanan mereka. Di sana, mereka menyimpan produk akhir dan uang," lanjut dia, seperti dikutip UPI, Selasa 21 November 2017.

Operasi gabungan udara tersebut menyasar ke tujuh laboratorium narkoba Taliban dan pusat kendali serta komando di provinsi Helmand utara. Tiga dari serangan terjadi di distrik Kajaki, empat di Musa Qalah, dan sekali di Sangin.

Ini merupakan serangan pertama sejak wewenang yang diberikan Trump pada 21 Agustus untuk membidik memutus pendapatan Taliban. Disebutkan produksi opium dapat menghasilkan sekitar USD200 juta per tahun.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan operasi tersebut melalui Twitter. "Kami bertekad memberantas kejahatan ekonomi dan perdagangan narkoba dengan kekuatan penuh. (Narkotika) adalah sumber utama dana untuk kekerasan dan teror."

Opium dan heroin diproduksi dari bunga poppy, dan Afghanistan adalah penanam terbesar di dunia. Helmand merupakan provinsi teratas dalam penanaman opium, diikuti Kandahar, Badghis, dan Faryab.


(WIL)