IORA dan Gerakan Non-Blok Pacu Kerja Sama Peningkatan Kapasitas

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 28 Nov 2017 21:17 WIB
ioragerakan non blok
IORA dan Gerakan Non-Blok Pacu Kerja Sama Peningkatan Kapasitas
Menlu RI Retno Marsudi saksikan penandatanganan kerja sama antara IORA dan NAM Center (Foto: Dok. Kemenlu RI).

Jakarta: Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Jenderal Indian Ocean Rim Association (IORA), K.V Bhagirath dengan Direktur Non-Aligned Movement Center for South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC), Prianti Gagarin Djatmiko-Singgih.

Penandatanganan ini memaparkan mengenai kerangka kerja sama dua organisasi tersebut.
 
"Saya menyambut baik langkah konkret peningkatan kapasitas di kawasan IORA dalam bidang seperti blue economy, UMKM dan pemberdayaan perempuan," ujar Menlu Retno, seperti dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri RI yang diterima Metrotvnews.com, Selasa, 28 November 2017.
 
IORA dan NAM (Gerakan Non-Blok) Center sepakat untuk mempromosikan kerja sama ekonomi regional di beberapa area, termasuk blue economy, UMKM dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Tak hanya itu, isu gabungan antara air, energi, dan makanan, serta pembangunana kapasitas pada manajemen pengurangan risiko bencana dan energi terbarukan juga masuk dalam kerangka kerja sama tersebut.
 
MoU ini diharapkan dapat mendukung pencapaian visi strategis IORA yang tertuang dalam Jakarta Concord.
 
Sekjen IORA dan Direktur NAM (Gerakan Non-Blok) juga akan terus membangun komunikasi yang efektif antara kedua organisasi melalui pertukaran informasi, berbagi pengalaman dan saling berpartisipasi dalam berbagai pertemuan.
 
Penandatanganan MoU ini juga bersamaan dengan kunjungan perpisahan Sekjen IORA kepada Menlu Retno. Bhagirath telah menjabat sebagai Sekjen IORA sejak 2013 dan akan digantikan Nomvuyo Nontsikelelo Nokwe dari Afrika Selatan yang akan menjabat dari 2018 hingga 2022.

(FJR)