Bangkai Kapal Perang Belanda Hilang, Pemerintah Cari Koordinat Lokasi

Sonya Michaella    •    Senin, 21 Nov 2016 18:51 WIB
kapal perang
Bangkai Kapal Perang Belanda Hilang, Pemerintah Cari Koordinat Lokasi
Juru Bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir (Foto: MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia menyatakan selalu memproteksi perairannya. Hal ini terkait dengan laporan Belanda dan Inggris yang mengeluarkan penyelidikan terkait hilangnya bangkai kapal perang Belanda di Laut Jawa.
 
Kementerian Pertahanan Belanda telah mengonfirmasi bahwa bangkai dua kapal perang yang tenggelam pada 1942 telah benar-benar hilang di dasar Laut Jawa.
 
"Kami bisa bekerja sama untuk membantu mencari. Namun, belum ada kesepakatan apapun untuk saat ini," kata Arrmanatha, di Jakarta, Senin (21/11/2016).
 
Arrmanatha menegaskan Indonesia masih mencari di mana tepatnya koordinat hilangnya bangkai kapal perang Belanda tersebut.
 
"Akan ada investigasi di permasalahan tersebut. Kami berusaha mengatasi ini, tapi melihat laporannya dulu," ungkapnya.
 
Dilaporkan dari Kemenhan Belanda, bangkai kapal HNLMS De Ruyter, HNLMS Java dan sepotong bangkai kapal dari HNLMS Kortanaer juga hilang secara misterius di dasar Laut Jawa.
 
Sebuah sekolah menyelam di Malaysia sempat mengeluarkan pernyataan bahwa tiga tahun lalu, ada sebuah bangkai kapal yang diledakkan secara diam-diam oleh orang-orang yang menyamar sebagai nelayan, untuk mencuri bagian-bagiannya.
 
Tiga kapal perang Belanda tersebut adalah kekalahan telak dari Belanda, Inggris dan Amerika Serikat ketika melawan Jepang pada Februari 1942. Pertempuran Laut Jawa adalah salah satu pertempuran perang yang besar dan menyebabkan kependudukan Jepang di seluruh Hindia Belanda.
 
Sekitar 2.200 orang tewas, termasuk 900 warga Belanda dan 250 orang Indonesia keturunan Belanda. Diketahui, laut sekitar Indonesia, Singapura, dan Malaysia adalah 'kuburan' bagi lebih dari 100 kapal perang dan kapal selam selama perang berlangsung.



(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA