WNI di Luar Negeri Diimbau Datangi TPS saat Pemilu 2019

Sonya Michaella    •    Rabu, 14 Feb 2018 19:56 WIB
persiapan pemilu
WNI di Luar Negeri Diimbau Datangi TPS saat Pemilu 2019
Ketua KPU Arief Budiman (Foto:Medcom.id/Sonya)

Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) agar langsung mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) ketika pemilihan umum digelar pada April 2019 mendatang.

“Ya kita imbau, kalau memang ada waktu, untuk datang langsung ke TPS, biasanya TPS dibuka di KBRI dan KJRI,” kata Arief ketika ditemui di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu 14 Februari 2018.

Arief juga sempat mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada tim Kemenlu RI atas proses penyerahan data pemilih pemilu WNI di luar negeri yang berjalan dengan tepat waktu.

Berdasarkan data WNI yang diserahkan Kemenlu ke KPU, saat ini terdata 2.040 juta WNI. Namun demikian, jumlahnya masih bisa bertambah nantinya.

Ia juga menambahkan, di tahun sebelumnya banyak kendala yang terjadi jelang pemilihan umum, misalnya data WNI di sebuah negara tidak lengkap.

“Di setiap negara itu masalahnya macam-macam. Ada yang tinggal di flat atau apartemen, tapi pihak kita tidak boleh masuk, jadi kita titipkan surat suara yang bertuliskan rahasia itu. Tapi tidak sampai ke WNI dan akhirnya balik lagi ke kita,” tutur Arief.

Ada beberapa negara yang sangat kooperatif, misalnya Hong Kong. Di negara tersebut, ada sejumlah tempat yang kerap digunakan para WNI berkumpul setiap pekan.

“Kita minta izin ke pemerintah setempat agar dibangun TPS di lokasi berkumpulnya WNI agar lebih gampang dijangkau,” tambahnya.

Menjelang pemilu 2019, proses pemilihan untuk WNI di luar negeri telah dipersiapkan secara matang, salah satunya dengan menggunakan drop box.

Para WNI yang sibuk dapat tetap memberikan suaranya dengan memasukkan surat suara ke drop box yang telah disediakan oleh perwakilan Indonesia paling lambat sehari sebelum penghitungan suara.





(WAH)