Banjir akibat Hujan Deras di Vietnam Tewaskan 10 Orang

Willy Haryono    •    Minggu, 22 Jul 2018 09:55 WIB
vietnam
Banjir akibat Hujan Deras di Vietnam Tewaskan 10 Orang
Kerusakan akibat banjir dan tanah longsor di provinsi Yen Bai, Vietnam, 21 Juli 2018. (Foto: AFP/ANH TUAN )

Hanoi: Sedikitnya sepuluh orang meninggal dunia terkena imbas banjir akibat hujan deras di tengah topan badai yang melanda Vietnam bagian pusat dan utara, Sabtu 21 Juli 2018.

Topan Son Tinh -- badai tropis ketiga yang menghantam Vietnam sejak awal 2018 -- mulai melanda negara tersebut pada Rabu malam. Topan menghancurkan sejumlah infrastruktur dan juga lahan pertanian di provinsi Thanh Hoa dan Nghe An.

Hujan deras terus melanda di tengah badai, yang memicu banjir serta tanah longsor di Vietnam, termasuk di wilayah ibu kota, Hanoi.

Menurut data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Vietnam, sedikitnya sepuluh orang dikonfirmasi tewas dan 11 lainnya hilang di provinsi Yen Bai dan Thanh Hoa.

Sekitar 4.000 rumah rusak dan puluhan ribu hektare lahan pertanian di Vietnam rusak akibat badai. Otoritas Vietnam mengingatkan mengenai potensi hujan deras yang akan terus melanda dalam beberapa hari ke depan.

Media nasional Vietnam memperlihatkan tayangan banjir di beberapa daerah, di mana warga terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas. Sejumlah wilayah di daerah terdampak banjir dilaporkan terisolasi.

Di Hanoi, beberapa ruas jalan utama tergenang banjir. "Kami harus memindahkan barang-barang ke lantai dua karena di bawah tergenang banjir," kata Tran Anh, salah satu warga Hanoi, kepada AFP.

Musim hujan di Vietnam terjadi antara Juni hingga November, yang biasanya memicu timbulnya korban jiwa serta kerusakan bangunan.

Tahun lalu, data pemerintah Vietnam mencatat 389 warga meninggal dunia akibat beragam bencana alam, dengan kerugian material dilaporkan mencapai USD2,6 miliar.


(WIL)