Anwar Ibrahim Mengaku sudah Maafkan Najib

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 04 Jul 2018 12:50 WIB
politik malaysia1mdb
Anwar Ibrahim Mengaku sudah Maafkan Najib
Anwar Ibrahim dalam Forum Kepemimpinan ECGL di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta)

Jakarta: Politikus Malaysia sekaligus pemimpin Koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim mengaku telah memaafkan mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Pernyataan terkait Anwar yang dijebloskan ke penjara atas kasus dugaan sodomi di masa kepemimpinan Najib.

"Tindakan dan keputusan mantan PM Najib selama 3,5 tahun ini kepada saya, sudah saya maafkan," katanya di hadapan para peserta Forum Kepemimpinan Executive Center for Global Leadership (ECGL) di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018.

Meski demikian, tutur Anwar, Najib harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang mencuri harta, dana dan menzalimi rakyat. Menurut dia, itu bukan kemampuannya untuk menghakimi, melainkan hukum.

Anwar yakin Najib akan mampu menghadapi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Dia didakwa kasus korupsi di 1MDB dan beberapa kejahatan lainnya, dia harus menjawab dan adil," imbuh Anwar, merujuk pada perusahaan negara 1Malaysia Development Berhad.

Baca: Selain Korupsi, Najib Hadapi Tuntutan Pelanggaran Kepercayaan

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia itu meyakini proses hukum yang didapat Najib akan berlangsung adil. Dia menambahkan, masyarakat akan menilai sendiri berdasarkan fakta-fakta yang ada.

"Ini satu pelajaran untuk para pemimpin politik, bahwa kuasa adalah amanah," tegasnya.

Anwar Ibrahim menjadi salah satu pembicara kunci dalam forum kepemimpinan ECGL di jakarta. Dia membahas mengenai bagaimana seharusnya seorang pemimpin bertindak di negara demokrasi.

Turut hadir dalam forum tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil serta mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Orde Baru, Tanri Abeng.


(WIL)