Organisasi Lintas Agama RI Kecam Pendudukan Israel di Palestina

Willy Haryono    •    Jumat, 03 Nov 2017 16:34 WIB
palestina merdeka
Organisasi Lintas Agama RI Kecam Pendudukan Israel di Palestina
Diskusi mengenai Palestina di kantor PBNU di Jakarta (Foto: Willy Haryono/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun ini, pendudukan Israel atas Tepi Barat -- yang mencakup Yerusalem dan Jalur Gaza -- tepat memasuki usia 50 tahun. 
 
Sejak pendudukan terjadi pada Juni 1967, serangkaian aksi Israel telah menyakiti masyarakat Palestina yang terdiri dari beragam latar belakang agama seperti Islam, Kristen dan Yahudi. 
 
Sejak awal, Indonesia selalu mendukung perjuangan bangsa Palestina dalam mendirikan negara independen dan berdaulat. Dukungan disampaikan semua elemen bangsa Indonesia.
 
"Kami, perwakilan dari organisasi lintas agama Indonesia, mengecam keras pendudukan Israel di wilayah Palestina dan meminta agar semua bentuk pelanggaran yang terjadi di wilayah pendudukan dihentikan," ucap para pemuka agama dalam deklarasi bersama dalam acara 'Calling to End Israeli's Occupation on Palestinian Territories' di kantor PBNU, Jakarta, Jumat 3 November 2017. 
 
"Sebagai gerakan lintas iman di Indonesia, kami meminta pemerintah RI berpegang pada kewajibannya menurut hukum internasional untuk tidak mengakui pendudukan Israel dan juga ikut untuk bekerja sama dengan negara-negara lain di dunia untuk menghentikan pendudukan tersebut," lanjut mereka.
 
Para perwakilan lintas agama yang hadir di kantor PBNU mengaku khawatir jika tidak ada langkah konkret di kancah global untuk menghentikan pelanggaran Israel, maka penderitaan warga Palestina bisa semakin memburuk.
 
Pendudukan Israel di tanah Palestina mengarah pada kejahatan perang berdasarkan hukum internasional. Hal ini menciptakan tanggung jawab bagi negara-negara di dunia untuk menghentikan pendudukan tersebut. 
 
Selama beberapa dekade terakhir, Israel secara terbuka melanggar hukum internasional dengan cara memperluas permukiman bagi warganya di wilayah pendudukan.



(FJR)