Kerja Sama Strategis Jadi Fokus Utama Indonesia-India

Sonya Michaella    •    Jumat, 05 Jan 2018 19:03 WIB
indonesia-india
Kerja Sama Strategis Jadi Fokus Utama Indonesia-India
Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menerima Menlu India Sushma Swaraj (Foto: Sonya Michaella).

Jakarta: Indonesia dan India sepakat menguatkan kerja sama strategis dua negara. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat menerima kunjungan kerja Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj.
 
"Ini pertama kalinya kami bertemu dalam rangka Rapat ke-5 Komisi Bersama dan sepakat untuk menguatkan kerja sama strategis kita," kata Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat 5 Januari 2018.
 
Selain itu, Indonesia dan India akan menguatkan kerja sama di Indo-Pasifik di mana akan banyak sekali tantangan yang dihadapi di depannya.
 
"Kami adalah dua negara besar di wilayah Indo-Pasifik di mana wilayah ini merupakan wilayah dinamis," imbuhnya.
 
Kendati demikian, Indonesia dan India akan terus menempatkan posisi untuk mengembangkan hubungan strategis dan sinergis demi memanfaatkan potensi wilayah Indo-Pasifik.
 
"Kami juga sepakat untuk terus bekerja sama menangkal terorisme dan radikalisme di Asia," lanjut Menlu Retno.
 
Di segi ekonomi, hingga 2017, neraca perdagangan Indonesia dan India mencapai USD15 miliar. Menlu Retno dan Menlu Swaraj sepakat untuk menargetkan USD50 miliar hingga 2025 mendatang.
 
Untuk nilai ekspor mencapai USD11,5 miliar, sedangkan impor mencapai USD3,2 miliar. Total nilai ini surplus di Indonesia sebesar USD8,3 miliar.
 
"Dalam ekonomi juga kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam ekspor kelapa sawit. Karena bidang ini sangat penting untuk Indonesia demi menyejahterakan petani kelapa sawit," ucap dia lagi.
 
Menlu Swaraj juga masih akan berada di Indonesia untuk meresmikan ASEAN-India Think Tanks Forum besok, bersama Menlu Retno. Forum ini akan membawa pemikir utama India dan semua negara ASEAN di bawah satu atap untuk melakukan tukar ide dan pikiran dalam menghadapi tantangan serta orientasi masa depan.
 
Indonesia dan India adalah negara keempat dan kedua terbesar di dunia dengan populasi terbesar, dan juga sama-sama negara besae yang berdemokrasi serta memiliki populasi masyarakat Muslim yang juga tinggi. 



(FJR)