Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Sonya Michaella    •    Selasa, 16 Jan 2018 15:37 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan
Pengungsi Rohingya yang berada di perbatasan Bangladesh. (Foto: AFP)

Dhaka: Kerangka waktu pemulangan ratusan ribu Rohingya ke Myanmar telah disetujui oleh Pemerintah Bangladesh. Kesepakatan ini sudah dibentuk antara Bangladesh dan Myanmar pada November 2017 lalu.

Dalam kerangka waktu ini, Myanmar sepakat untuk menerima 1.500 Rohingya setiap satu pekan.

"Awalnya, kami akan menyerahkan 15 ribu Rohingya, agar mempersingkat waktu. Tetapi akhirnya disepakati, 1.500 orang per satu pekan," kata Sekretaris Urusan Luar Negeri Bangladesh, Md Shahidul Haque, dikutip dari BBC, Selasa 16 Januari 2018.

Kesepakatan tersebut belum menyebutkan kapan akan dimulai repatriasi Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar. Namun, Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi mereka yang kembali.

"Kedua negara akan meninjau kembali kesepakatan tersebut setiap tiga bulan," lanjut dia.

Sebelumnya, Myanmar juga mengatakan bahwa pemulangan tersebut berlaku bagi seluruh pengungsi Rohingya yang telah memenuhi verifikasi data dan dokumen. Naypyidaw menyatakan akan menjamin keamanan repatriasi bagi para pengungsi yang memenuhi syarat verifikasi.

Lebih dari 600 ribu pengungsi melarikan diri ke perbatasan Bangladesh akibat bentrokan yang pecah pada 25 Agustus 2017. Pengungsi ini tak hanya terdiri dari Rohingya yang status kewarganegaraannya tak diakui oleh Myanmar.
 
Selain Rohingya, masih ada lagi Muslim Myanmar dan Buddha Myanmar yang melarikan diri. Namun, jumlah Rohingya memang dikatakan membeludak dan mayoritas tinggal sementara di Cox’s Bazar. 


(WIL)