ISIS Ledakkan Bom Mobil saat Salad Id di Afghanistan

Sonya Michaella    •    Minggu, 17 Jun 2018 09:00 WIB
afghanistanisis
ISIS Ledakkan Bom Mobil saat Salad Id di Afghanistan
Kelompok Taliban yang berjalan untuk merayakan Idulfitri di Kabul. (Foto: AFP)

Kabul: Sebuah bom mobil yang diklaim milik kelompok militan Islamic State (ISIS) meledak di tengah gencatan senjata antara pasukan Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan, kemarin.

Setidaknya 26 orang tewas akibat ledakan yang terjadi di Nangarhar, Afghanistan ini. Puluhan militan Taliban dan pasukan pemerintah saat itu sedang memasuki Kabul untuk merayakan Idulfitri. Mereka juga bersiap untuk melakukan salat Id.

Juru bicara Gubernur Provinsi Nangarhar Attaullah Khogyani membenarkan insiden tersebut. Bom mobil ini meledak di kota Ghazi Aminullah Khan, tepatnya di jalan utama Torkham-Jalalabad.

Tak lama setelah itu, ISIS mengaku bertanggung jawab atas kejadian menjelang salat Id tersebut. 

"Kami menargetkan pasukan Afghanistan," bunyi pernyataan ISIS dari media Amaq, Minggu 17 Juni 2018.

Sebelumnya, ada kecurigaan bahwa Taliban-lah pelakunya. Namun mereka telah menegaskan bahwa tidak meledakkan bom mobil karena telah disepakati sebuah gencatan senjata.

Taliban sendiri mengumumkan kejutan gencatan senjata tiga hari selama liburan Idul Fitri, yang dimulai pada Jumat kemarin, kecuali terhadap pasukan asing. 

Kendati demikian, Presiden Ashraf Ghani mengatakan, ia berniat memperpanjang gencatan senjata dengan Taliban. Ia juga meminta Taliban untuk memperpanjang gencatan senjata tiga hari mereka. 



(WIL)