Tentara Myanmar Klaim Tewaskan 13 Arakan Army

Sonya Michaella    •    Sabtu, 19 Jan 2019 15:10 WIB
myanmarrohingya
Tentara Myanmar Klaim Tewaskan 13 Arakan Army
Tentara Myanmar. (Foto: AFP)

Rakhine: Tentara Myanmar mengklaim telah menewaskan 13 militan Arakan Army dalam serangan balasan. Sebelumnya, mereka mengaku diserang kelompok pemberontak tersebut di pos-pos polisi di Rakhine.

"Kami berhasil membunuh 13 orang dan menyita senjata, terutama para perwira dan tentara," kata Jenderal Besra Tun Tun Nyi, dikutip dari Guardian, Sabtu 19 Januari 2019.

Bulan lalu, tentara Myanmar telah menyerukan gencatan senjata sementara terhadap pemberontak. Namun Arakan Army ternyata tetap menyerang.

Pelapor khusus PBB untuk HAM di Myanmar, Yanghee Lee, mengatakan bahwa semua kelompok minoritas di Rakhine sangat menderita. Ia mendesak Arakan Army untuk bertindak lebih banyak demi melindungi warga sipil.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Arakan Army di Rakhine menyebabkan eksodus pengungsi sejak awal bulan lalu.

Sebagian warga pengungsi berlindung di kuil, dan membangun tenda darurat di sekitar hutan. PBB juga melaporkan, pengungsi kini telah mencapai 4.500 orang.

Arakan Army merupakan gerakan pemberontak yang terdiri atas beberapa kelompok bersenjata yang berperang atas nama etnis minoritas yang memperjuangkan Rakhine atau The Land of Arakan.


(WIL)