Lonceng Kemerdekaan Dikembalikan AS, Warga Filipina Bersukacita

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 15 Dec 2018 11:48 WIB
amerika serikatfilipina
Lonceng Kemerdekaan Dikembalikan AS, Warga Filipina Bersukacita
Anak-anak Balangiga ikut turun ke jalan menyambut lonceng kemerdekaan mereka. (Foto: AFP).

Balangiga: Warga sebuah kota di Filipina bersukacita karena lonceng gereja mereka dikembalikan oleh Amerika Serikat (AS). Lonceng itu sudah diambil lebih dari satu abad oleh pasukan AS saat perang.

Anak-anak melambaikan tanda berbentuk lonceng, sementara para orang dewasa berlinang air mata. Mereka memenuhi jalan Balangiga untuk menyambut kepulangan tiga lonceng yang adalah kebanggaan lokal.

Bagi orang Balangiga, lonceng-lonceng tersebut merupakan simbol perjuangan panjang Filipina untuk meraih kemerdekaan. 

"Bukan hanya saya, namun seluruh warga kota berjalan bersama karena akhirnya lonceng itu kembali bersama kami," kata salah seorang warga, Nemesio Duran, kepada AFP, Sabtu 15 Desember 2018.

Lonceng itu tiba di Balangiga pada Jumat malam waktu setempat. Sementara upacara serah terima resmi dilakukan malam ini.

Meski demikian, warga memenuhi jalanan di kota itu hingga penuh sesak. Bahkan beberapa menjual kaos bertuliskan 'Balangiga akhirnya pulang'.

Pasukan AS mengangkut benda-benda perunggu itu sebagai piala usai meruntuhkan kota dan membunuh ribuan warga Filipina. Mereka menganggap itu sebagai pembalasan atas serangan mengejutkan pada 1901 yang menewaskan 48 tentara Negeri Paman Sam.


(FJR)