Pasukan Afghanistan Rebut Distrik Penting dari Taliban

Willy Haryono    •    Minggu, 21 Aug 2016 12:20 WIB
taliban
Pasukan Afghanistan Rebut Distrik Penting dari Taliban
Pasukan Afghanistan meninggalkan area Charkab di Kunduz untuk menghadapi Taliban. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Kunduz: Pasukan Afghanistan berhasil merebut kembali sebuah distrik penting di provinsi Kunduz dari genggaman kelompok teroris Taliban, Sabtu (20/8/2016). 

Gubernur Kunduz Asadullah Omarkhel mengatakan distrik Khanabad berhasil direbut kembali setelah dikuasai Taliban beberapa jam sebelumnya. Namun menurut beberapa sumber lokal kepada BBC, kehadiran Taliban masih terlihat di dekat distrik tersebut.

Kantor berita independen Tolo TV juga melaporkan direbutnya kembali Khanabad, yang terletak sekitar 30 kilometer dari timur kota Kunduz. Sebelumnya Taliban menyerbu Khanabad dan memaksa pasukan pemerintah mundur ke kota Kunduz, yang juga sempat direbut militan tahun lalu. 

Pertempuran Meluas



Taliban telah menguasai banyak wilayah di Afghanistan sejak pasukan internasional resmi mengakhiri operasi pertempuran pada 2014. Saat ini pasukan Afghanistan sedang memerangi Taliban di hampir separuh dari total 34 provinsi. 

Pekan ini, Taliban telah merebut sebuah distrik di provinsi Baghlan, dan pertempuran juga dilaporkan terjadi di Helmand dan Nangarhar. 

Kunduz adalah salah satu kota terbesar di Afghanistan yang selama ini menjadi penghubung penting di wilayah utara negara. Kota tersebut merupakan simbol penting bagi Taliban karena pernah menjadi markas utama pada 2001. 

Ratusan warga Kunduz dilaporkan telah melarikan diri ke provinsi Takhar. Juru bicara kepolisian Takhar menyebut sejumlah langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan Taliban. 


Taliban menguasai kota Kunduz pada September 2015. (Foto: Reuters)

Sementara itu sejumlah saksi mata di kota Kunduz mengaku melihat beberapa pejabat yang melarikan diri ke bandara karena khawatir terkena imbas pertempuran. 

"Jika pemerintah pusat tidak memerhatikan Kunduz, maka Taliban akan menguasai kota ini seperti tahun lalu," kata Mohammad Yusouf Ayubi, kepala dewan provinsi Kunduz. 

September tahun lalu, Taliban membebaskan lebih dari 600 tahanan di kota Kunduz, yang 150 di antaranya adalah anggota pemberontak.


(WIL)