India Berlakukan Jam Malam di Kashmir

Willy Haryono    •    Selasa, 13 Sep 2016 16:50 WIB
konflik kashmir
India Berlakukan Jam Malam di Kashmir
Anggota paramiliter India bersiaga di wilayah rawan konflik di Srinagar, Kashmir India, 12 September 2016. (Foto: AFP/TAUSEEF MUSTAFA)

Metrotvnews.com, Kashmir: Jam malam diberlakukan di wilayah Kashmir India saat Muslim tengah merayakan Hari Raya Iduladha, Selasa (13/9/2016). 

Aturan diterapkan setelah aksi kekerasan terbaru antar petugas keamanan dengan sejumlah grup separatis menewaskan satu orang dan melukai 22 lainnya. 

Seorang pemuda berusia 19 tewas setelah terkena tabung gas air mata dalam bentrok dengan polisi di Bandipora, Kashmir. Seperti dikutip Associated Press, polisi juga menembakkan gas air mata untuk membubarkan pendemo di Shopian dan Srinagar. 

Kantor berita Press Trust of India melaporkan perayaan Iduladha di situs ternama Idgah dan Harzatbal terpaksa dibatalkan untuk kali pertama sejak 26 tahun terakhir. 

Selain jam malam, pasukan keamanan juga memblokade ruas jalan yang mengarah ke beberapa masjid utama. Jaringan data dan telepon seluler juga diputus untuk mencegah adanya koordinasi antar grup separatis.

Grup separatis berunjuk rasa mengecam kematian pemimpin grup militan ternama di Kashmir, Burhan Wani. Wani tewas dalam baku tembak dengan pasukan India. 

Gelombang unjuk rasa pun terjadi di Kashmir, dan telah menewaskan lebih dari 70 orang sejak 9 Juli. 

Wilayah sengketa Kashmir sama-sama diklaim seluruhnya oleh India dan Pakistan. Wilayah ini telah menjadi sumber keributan sejak lebih dari 60 tahun terakhir. 

Di beberapa wilayah Kashmir yang dihuni banyak Muslim, beberapa grup militan mengangkat senjata untuk mendorong kemerdekaan dari pemerintah pusat India atau berusaha bergabung dengan Pakistan.
(WIL)