Tim Sepakbola Anak Thailand Ditemukan Setelah 9 Hari Terjebak di Gua

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 03 Jul 2018 07:28 WIB
orang hilanganak hilang
Tim Sepakbola Anak Thailand Ditemukan Setelah 9 Hari Terjebak di Gua
Dua penyelam Inggris bernama Rick Stanton dan John Volanthen berhasil menemukan 13 orang yang terjebak di gua Tham Luang di Chiang Rai Thailand selama sembilan hari. Foto: AFP/ ROYAL THAI NAVY.

Chiang Rai: Keajaiban muncul setelah sembilan hari terjebaknya satu tim sepakbola anak di Thailand. Mereka ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin, 2 Juli 2018.

12 anak dan seorang pelatihnya hilang di dalam Gua Tham Luang di Chiang Rai, sejak 23 Juni lalu. Pencarian besar-besaran pun dilakukan dan menyita perhatian seluruh Negeri Gajah Putih.

Akhirnya dua orang penyelam gua asal Inggris yang turut serta dalam pencarian, berhasil menemukan mereka. Namun mereka masih belum bisa dikeluarkan karena akses ke tempat tim pesepakbola anak itu dipenuhi air dan lumpur.

Keluarga dari anak-anak yang terjebak ini histeris mendengar kabar tersebut. Awalnya, regu penyelamat berharap mereka bisa menemukan celah aman yang disebut Pantai Pattaya, tetapi rombongan tim sepakbola anak ini ditemukan hingga 400 meter lebih jauh untuk menjauh dari air yang terus meningkat.

Bagaimana mereka ditemukan?

Dua penyelam Inggris bernama Rick Stanton dan John Volanthen, tiba di Thailand pekan lalu. Mereka kemudian melakukan pencarian ke dalam gua segera setelah tiba di lokasi.

Butuh waktu beberapa jam bagi keduanya mencapai para korban. Berdasarkan video yang disebarkan melalui Facebook Angkatan Laut Thailand, seorang dari penyelam itu berbicara dengan salah satu korban.

"Ada berapa banyak jumlah kalian," ujar penyelamat itu, seperti dikutip BBC, Selasa, 3 Juli 2018.

"Tiga belas," mereka membalas.

"Tiga belas? Bagus!" Imbuh penyelamat itu.

Anak-anak itu kemudian bertanya kapan mereka akan diselamatkan, pertanyaan itu kemudian dibalas: "Tidak hari ini. Kami hanya berdoa dan harus menyelas, tapi kami akan datang. Banyak yang akan datang, kami yang pertama," ungkap penyelamat lagi.

Salah satu anak yang berada di gua itu sepertinya kelaparan dan mengatakan: "Makan, makan, makan, bilang kepada yang lain kami lapar," ungkap anak tersebut.

Saat kelompok anak-anak itu bertanya tentang hari, kedua penyelam itu terdiam dan kemudian mengatakan bahwa sekarang hari Senin. "(Sekarang hari) Senin. Kalian sudah berada di sini selama 10 hari. Kalian memang kuat," tutur seorang penyelam itu.

Kemudian penyelam itu menjelaskan bahwa mereka harus pergi, tetapi akan membali lagi dengan bantuan yang lebih banyak.

"Terima kasih banyak. Asal kalian dari mana?" tanya seorang yang terjebak di gua itu.

"Inggris," balas penyelam itu. 

"Oh. Sampai bertemu lagi besok," jelas korban yang terjebak.

Hilangnya satu tim sepakbola ini telah menyita perhatian satu negeri dan memicu dukungan yang sangat kuat bagi pihak keluarga. Tim sepakbola ini diperkuat oleh anak-anak berusia antara 11 hingga 16 tahun. Bersama pelatihnya, mereka menjelajah gua tersebut pada 23 Juni.


(DEN)


Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

8 hours Ago

Amerika Serikat kembali diguncang skandal mata-mata. Kejaksaan wilayah Washington DC menahan seorang…

BERITA LAINNYA