AS Komitmen Bantu Pembangunan RI Lewat Beasiswa USAID

Sonya Michaella    •    Rabu, 26 Jul 2017 10:02 WIB
indonesia-as
AS Komitmen Bantu Pembangunan RI Lewat Beasiswa USAID
Dubes AS untuk Indonesia Joseph Donovan (dua kanan), di Hotel Ayana, kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beasiswa bernama Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impacts (PRESTASI) dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau USAID memasuki usia ke-10, dalam perjalanannya membantu pendidikan Warga Negara Indonesia (WNI).

Bergerak sejak 1950, USAID dan lembaga-lembaga Pemerintah AS terdahulu telah memberikan beasiswa kepada lebih dari empat ribu WNI untuk meraih gelar di berbagai universitas di Negeri Paman Sam.

"Program ini memberikan peluang besar bagi para profesional muda untuk mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi lagi," kata Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph Donovan, di Hotel Ayana, kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

"Yang lebih penting lagi, mereka akan kembali membawa pengetahuan dan pengalaman baru serta menerapkannya untuk meningkatkan masa depan serta pembangunan Indonesia," lanjut dia.

Dubes Donovan menambahkan, Pemerintah AS bersama USAID bangga bisa memberikan beasiswa untuk ribuan WNI yang memang ingin kembali ke Tanah Air untuk membangun Indonesia.

"Ini adalah salah satu poin penting bagi hubungan bilateral AS dan Indonesia. Pendidikan adalah sesuatu yang penting untuk dilanjutkan," ungkap Dubes Donovan.

Baca: Wadubes McFeeters Tekankan Pentingnya Kesamaan Nilai AS-Indonesia

USAID PRESTASI menyediakan serangkaian peluang pendidikan bagi WNI, terutama yang bekerja di sektor pemerintah dan swasta. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin melanjutkan sekolah di bidang demokrasi atau hak dan tata kelola pemerintah, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, lingkungan dan kesehatan.

Tak hanya itu, lebih dari 600 staf kunci Pemerintah Indonesia dari berbagai tingkatan telah berpartisipasi dalam program beasiswa jangka pendek.

Para penerima beasiswa USAID dari Indonesia diseleksi berdasarkan kinerja akademis, pengalaman kerja dan dedikasinya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia.

"Terutama untuk lingkungan dan kesehatan, kami harap bagi para warga Indonesia yang melanjutkan studi di bidang tersebut di AS, bisa kembali untuk membangun sistem kesehatan Indonesia," tutur Dubes Donovan.


(WIL)