Kantor Polisi di Afghanistan Timur Diserang, Puluhan Orang Tewas

Arpan Rahman    •    Senin, 19 Jun 2017 06:00 WIB
taliban
Kantor Polisi di Afghanistan Timur Diserang, Puluhan Orang Tewas
Aparat kepolisian memeriksa lokasi bom mobil di Paktia, Afghanistan, 18 Juni 2017/ (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Kabul: Puluhan orang tewas dan atau terluka saat lima pengebom bunuh diri menyerang sebuah markas besar polisi di Afghanistan timur, Minggu 18 Juni 2017.

Serangan tersebut, diklaim kelompok militan Taliban, dimulai sekitar pukul 06:30 waktu setempat. 

"Seorang pengebom meledakkan sebuah mobil yang dilengkapi bahan peledak di pintu gerbang markas besar polisi di kota Gardez, ibu kota provinsi Paktia," kata Najib Danish, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dilansir Reuters, Minggu 18 Juni 2017.

Empat penyerang lainnya menyerbu gerbang tersebut setelah ledakan, dengan setidaknya dua orang ditembak mati polisi. Danish menyebut, dua polisi tewas dan lima lainnya cedera.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan. Juru bicaranya, Zabihullah Mujahid, mengklaim ada lebih dari 100 polisi tewas atau terluka dalam serangan. 

Kelompok gerilyawan seperti Taliban dan Islamic State (ISIS) kerap meluncurkan serangkaian serangan di Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap sebuah masjid di Kabul pada Kamis lalu.

Aksi pengeboman truk besar-besaran dan kemudian serangan bunuh diri membuat ratusan orang tewas dan terluka pada akhir Mei dan awal Juni, meningkatkan ketegangan politik bagi pemerintah Afghanistan.

Ribuan tentara internasional tetap berada di negara tersebut untuk melatih dan membantu pasukan keamanan Afghanistan melaksanakan misi kontraterorisme.

Pejabat pertahanan Amerika Serikat mengatakan dalam beberapa pekan mendatang akan memutuskan apakah mengirim 3.000 sampai 5.000 tentara lagi ke Afghanistan sesuai permintaan komandan militer.



(WIL)