Sejumlah Kepentingan Besar Indonesia di KTT APEC 2017

Sonya Michaella    •    Kamis, 02 Nov 2017 15:23 WIB
ktt apec
Sejumlah Kepentingan Besar Indonesia di KTT APEC 2017
Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri KTT APEC di Da Nang, Vietnam, pada 10-11 November 2017. (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Jakarta: Empat fokus utama akan dibawa Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri KTT APEC di Da Nang, Vietnam, pada 10-11 November. Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir direncanakan akan mendampingi Jokowi.
 
"Ada empat fokus yakni perekonomian berkesinambungan, integrasi regional, penguatan daya saing UMKM, dan perubahan iklim," kata Direktur Kerja Sama IntraKawasan dan Antarkawasan Asia Pasifik Afrika Kementerian Luar Negeri RI Benjamin Carnadi di press briefing di Kemenlu RI, Jakarta, Kamis 2 November 2017.
 
Tiba pada 10 November, Jokowi akan langsung menghadiri dialog antara APEC dan Advisor Business Council dengan di dalam satu grup bersama Tiongkok, Selandia Baru dan Peru.
 
Dialog tersebut digelar untuk memperkuat kerja sama ekonomi regional dalam menghadapi era digitalisasi kawasan antar pemimpin negara.
 
Hari kedua, yaitu 11 November, Jokowi berpartisipasi dalam pertemuan pemimpin negara. Sesi tersebut akan membahas inovasi pertumbuhan serta pembangunan inklusif termasuk ekonomi dan sosial.
 
"Sesi kedua akan membahas pemicu baru untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kawasan khususnya dikaitkan dengan digitalisasi," lanjut Ben.
 
Kepentingan Indonesia, ucap dia, sangat besar karena Jokowi mempunyai passion di bidang pembangunan desa, kerja sama maritim, konektivitas dan UMKM berbasis digital.
 
Dikatakan pula, para pemimpin akan mencari kesepakatan terkait arah APEC ke depannya dan menyelesaikan hal-hal yang belum tercapai dalam kerangka Bogor Goals yang menjadi inti APEC di 2020. 
 
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga dipastikan hadir dalam KTT APEC ini. Namun, belum ada jadwal pertemuan bilateral antara Jokowi dan Trump.
 
Juru bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir juga mengatakan belum ada jadwal pertemuan Jokowi dan Trump. Pasalnya, kedua pemimpin ini sudah pernah melakukan pertemuan bilateral saat di G20 di Jerman dan membahas isu-isu kepentingan dua negara.



(FJR)