MUI Kecam Keras Pengeboman Masjid Sinai

Sonya Michaella    •    Sabtu, 25 Nov 2017 14:18 WIB
ledakanmesirledakan mesir
MUI Kecam Keras Pengeboman Masjid Sinai
Warga Sinai berusaha menolong satu sama lain pascameledaknya bom. (Foto: AFP)

Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras serangan brutal kelompok militan di Semenanjung Sinai, Mesir, yang menewaskan 235 orang.

"Peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan dan menjadi catatan hitam dalam sejarah perjalanan hidup manusia," bunyi pernyataan MUI yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 25 November 2017.

"Islam tidak membenarkan tindakan kekerasan, pembunuhan apalagi pembantaian orang yang sedang melaksanakan ibadah di dalam masjid," lanjut pernyataan itu.

MUI menganggap sangat tidak pantas bahwa ada kelompok yang mengatasnamakan Islam yang melakukan tindakan keji seperti pengeboman tersebut.

MUI meminta Pemerintah Indonesia agar memelopori diselenggarakannya pertemuan negara-negara Islam untuk melawan ancaman terorisme dan kekerasan yang mengatasnamakan agama.

"MUI juga menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas wafatnya para korban serta keluarga yang ditinggalkan," tutup pernyataan tersebut.

Ledakan bom ini terjadi di samping Masjid Ar -Raudah, Markaz Bir El-Abd, kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir. Bom diledakkan pada saat pelaksanaan salat Jumat. Kelompok teroris jg menembaki para jemaah pascaledakan.

Kabarnya, militer Mesir sudah berhasil membunuh para pelaku bom tersebut dengan melancarkan serangan udara di sekitar Sinai.


(WIL)