Badai Pabuk Tewaskan Tiga Orang di Thailand

Arpan Rahman    •    Minggu, 06 Jan 2019 14:07 WIB
topan badaithailand
Badai Pabuk Tewaskan Tiga Orang di Thailand
Seorang pria berdiri di sebuah dermaga kosong usai operator kapal feri menghentikan layanan akibat Badai Pabuk, 5 Januari 2019. (Foto: LILLIAN SUWANRUMPHA/AFP/Getty Images)

Andaman: Badai tropis Pabuk bergerak ke arah Laut Andaman sesudah menewaskan tiga orang di Thailand, Sabtu 5 Januari 2019.

Kekuatan Pabuk menurun ketika bergerak ke barat, dan warga pesisir Thailand selatan yang sempat dievakuasi ke tempat penampungan bisa kembali ke rumah mereka.

Warga yang dievakuasi berjumlah 34.089 dari 240 daerah yang terkena dampak di Nakhon Si Thammarat, termasuk Pak Phanang, Muang, Hua Sai, Khanom, Sichon dan Tha Sala. Demikian keterangan Chaiyapol Titisak, Direktur Jenderal Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand kepada Bangkok Post.

Aktivitas penerbangan komersil dilanjutkan ke beberapa bandara di Teluk Thailand. Layanan feri ke Koh Samui juga beroperasi kembali, menurut kepala daerah di pulau itu, Kittipop Roddon. Sementara layanan kapal ke Koh Tao masih terhenti karena ombak tinggi.

Dilansir dari laman UPI, hujan deras yang masih melanda Thailand berpotensi memicu banjir dan juga tanah longsor di wilayah Phuket.

Korban tewas adalah dua orang lanjut usia di Nakhon Si Thammarat. Sementara korban ketiga adalah seorang nelayan, setelah perahunya terbalik akibat badai di Pattani.

Badai Pabuk, dengan kecepatan angin putaran angin 95 kilometer per jam, tiba pada Jumat kemarin sekitar pukul 15.30 waktu setempat di distrik Pak Panang di provinsi Nakhon Si Thammarat.

Beberapa turis sempat terdampar di pulau Koh Samui, Koh Phangan, dan Koh Tao. Hal serupa juga terjadi di pulau-pulau Laut Andaman seperti Phuket dan Koh Phi Phi -- yang terkenal dengan film The Beach.

Terakhir kalinya badai besar melanda Thailand selatan terjadi pada 1989. Kala itu, Topan Gay menewaskan ratusan orang.


(WIL)