Tiongkok dan Jepang Dipastikan Hadir di KTT IORA

Sonya Michaella    •    Kamis, 02 Mar 2017 14:01 WIB
iora
Tiongkok dan Jepang Dipastikan Hadir di KTT IORA
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Desra Percaya di Kemenlu (Kiri) (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiongkok dan Jepang dipastikan akan hadir sebagai dialogue partner atau mitra wicara di Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (KTT IORA) pertama di Jakarta yang akan dihelat pada 5 sampai 7 Maret 2017 mendatang.
 
"Ya. Sebagai dialogue partner mereka datang. Namun, sama sekali tidak mengkaitkan Tiongkok di KTT ini apalagi ke Laut China Selatan," ujar Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Desra Percaya di Kemenlu, Jakarta, Kamis 2 Maret 2017.
 
Namun, ia enggan menjabarkan siapa yang akan hadir dari Tiongkok dan Jepang tersebut. 
 
"Kita berkaca pada keadaan Laut China Selatan yang ruwet. Makanya, Samudera Hindia ini perlu kita jaga sejak awal supaya tidak seperti Laut China Selatan," lanjutnya.
 
KTT perdana IORA ini diawali dengan pertemuan tingkat pejabat tinggi pada 5 Maret di Jakarta Convention Center. Setelah itu, pada 6 Maret akan diselenggarakan pertemuan tingkat menteri luar negeri.
 
"Puncaknya adalah KTT pada 7 Maret. Sudah ada enam presiden yang konfirmasi akan hadir. Saya tidak bisa sebutkan semua, tapi Presiden Afrika Selatan dipastikan datang," ulas Desra.
 
KTT perdana ini juga memperingati 20 tahun berdirinya IORA. Di konferensi tingkat tinggi ini, IORA sudah mulai membahas isu-isu selain keamanan Samudera Hindia, antara lain terorisme dan woman empowerment.
 
IORA merupakan organisasi negara-negara kawasan pesisir Samudera Hindia dengan fokus kerja sama ekonomi.
 
Didirikan pada 6-7 maret 1997 silam, sekretariat pertama IORA bertempat di Port Luis, Mauritius. Saat ini, IORA beranggotakan 21 negara, antara lain Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Madagaskar, Mauritius, Uni Emirat Arab, Singapura, Somalia.
 
Selain itu masih ada pula Yaman, Mozambik, Tanzania, Srilanka, Thailand, Oman, Malaysia, Seychelles, Union of the Comoros dan Kenya.
 
IORA juga memiliki dialog partner dengan Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Tiongkok, Jepang dan Mesir.



(FJR)