Berkaca dari Popularitas Komik, Manfaat ASEAN-Jepang Bisa Meningkat

Fajar Nugraha    •    Rabu, 07 Sep 2016 17:52 WIB
ktt asean
Berkaca dari Popularitas Komik, Manfaat ASEAN-Jepang Bisa Meningkat
KTT ASEAN-Jepang berlangsung di Laos (Foto: Dok.Kemenlu RI)

Metrotvnews.com, Vientiane: Presiden Joko Widodo mendorong penguatan kerja sama antara negara-negara ASEAN dengan Jepang selaku mitra kawasan. Perumpaan unik disampaikan oleh Presiden dengan mengetengahkan manga atau komik Jepang.
 
Selain itu, Presiden juga menganggap Jepang sebagai mitra penting bagi negara-negara ASEAN. Hal tersebut disampaikan Presiden saat mengemukakan pandangannya pada KTT ke-19 ASEAN-Jepang di National Convention Centre (NCC), Vientiane, Laos, Rabu 7 September 2016.
 
"Empat puluh tahun lebih persahabatan ASEAN-Jepang terbukti kokoh dan berkontribusi bagi perdamaian, bagi stabilitas kawasan, dan bagi pencapaian kesejahteraan bersama," ucap Presiden Joko Widodo, dalam pandangannya di KTT ASEAN-Jepang di Laos, dalam keterangan tertulis Biro Pers Istana yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (7/9/2016).
 
Persahabatan yang telah terjalin panjang ini disebut Presiden Jokowi sebagai modal utama bagi kerja sama ASEAN dan Jepang untuk terus membangun kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi rakyat secara nyata. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mendorong dilakukannya kerja sama konkret di dua sektor pada masa mendatang.
 
"Pertama, kerja sama maritim. ASEAN dan Jepang terhubung oleh lautan strategis dan bernilai ekonomi tinggi. Untuk itu, penguatan konektivitas maritim di kawasan akan menciptakan kawasan yang lebih terhubung dan terintegrasi, serta menciptakan situasi kondusif bagi pertumbuhan ekonomi," ujar Jokowi.


Presiden Joko Widodo dalam pertemuan KTT ASEAN-Jepang (Foto: Dok.Kemenlu RI)

 
Sementara itu, bentuk kerja sama kedua yang didorong oleh Presiden Joko Widodo ialah pembentukan sumber daya manusia yang handal guna mendukung pembangunan di ASEAN dan Jepang melalui bidang kejuruan dan teknologi.
 
"Oleh karenanya, ASEAN-Jepang harus mendorong kerja sama peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pelatihan kejuruan, pelatihan teknik, manajemen bisnis dan pengembangan teknologi, serta program pertukaran pemuda dan pelajar," tegas Presiden.
 
Presiden juga sempat menyinggung popularitas manga yang merupakan karya kreatif Jepang yang kini digemari di penjuru belahan dunia. Harapan presiden masyarakat nantinya tak hanya mengenal manga, tapi juga merasakan manfaat langsung kemitraan antara ASEAN dan Jepang.
 
"Sebagian besar dari kita tentu kenal dengan komik manga dan mungkin menggemarinya. Pembaca komik manga di Indonesia adalah yang kedua terbanyak di dunia setelah Finlandia. Harapan saya, rakyat kita tidak hanya mengenal manga, tapi juga merasakan manfaat langsung kemitraan ASEAN-Jepang," tutupnya.
 
Program JENESYS 2.0
 
Setelah sidang KTT ke-19 ASEAN-Jepang, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kepada wartawan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden menyampaikan apresiasi terhadap program yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang, yaitu program JENESYS 2.0 yang diluncurkan pada April 2005 sebagai pengganti program sebelumnya.
 
"Untuk tahun 2016 akan dimulai dengan alokasi untuk Indonesia 250 peserta, mahasiswa se-Indonesia. Jadi untuk 2016 akan ada 250 peserta dari Indonesia yang akan menggunakan program JENESYS ini. Dan ini merupakan salah satu perekat dari hubungan antara ASEAN dengan Jepang, yaitu melalui pendekatan JENESYS," ucap Retno.

(FJR)