Taliban Afghanistan Bunuh 16 Polisi dan Culik 43 Pekerja

Willy Haryono    •    Sabtu, 23 Jun 2018 17:06 WIB
talibantaliban afghanistan
Taliban Afghanistan Bunuh 16 Polisi dan Culik 43 Pekerja
Militan Taliban beserta warga sipil dan pasukan pemerintah berada di Kandahar, Afghanistan, 17 Juni 2018, dalam merayakan gencatan senjata. (Foto: AFP/JAVED TANVEER)

Kabul: Kelompok militan Taliban membunuh sedikitnya 16 polisi dan dua warga sipil di provinsi Baghdis, usai gencatan senjata selama tiga hari di momen Hari Raya Idul Fitri berakhir akhir pekan kemarin.

Taliban melanjutkan operasi mereka pada Kamis usai menolak tawaran perpanjangan gencatan senjata dari Presiden Ashraf Ghani.

Satu hari sebelumnya, Taliban membunuh sedikitnya 30 prajurit dan merebut sebuah pangkalan militer di Baghdis.

Usai gencatan senjata berakhir, Taliban beraksi untuk merebut enam pos pemeriksaan di Baghdis. Mereka berhasil merebut dua pos pada Kamis, dan juga menyergap sebuah pasukan bantuan pemerintah.

Dalam penyergapan tersebut, 16 orang tewas. Informasi disampaikan Haji Salah Bek, Gubernur dari distrik Abkamari, seperti dilansir dari DAWN, Jumat 22 Juni 2018.

Seorang pejabat pemerintah lainnya, Mohammed Naser Nazari, mengatakan Taliban telah memasang sebuah bom di tubuh salah satu prajurit pemerintah. Bom itu meledak saat orang-orang berusaha mengangkat tentara tersebut. Dua warga sipil tewas dalam ledakan tersebut.

Selain membunuh 16 orang, Taliban juga dilaporkan telah menculik 43 pekerja dari beragam profesi di sebuah proyek konstruksi jalan raya di Afghanistan selatan. Mereka yang diculik adalah pekerja teknis, koki dan sopir.


(WIL)