Korut Undang Jurnalis Asing Liput Penutupan Situs Nuklir

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 22 May 2018 15:10 WIB
nuklir korea utara
Korut Undang Jurnalis Asing Liput Penutupan Situs Nuklir
Pejabat jelaskan situs nuklir Korut. (Foto: EPA).

Pyongyang: Korea Utara (Korut) sepertinya benar-benar serius untuk melakukan denuklirisasi. Pasalnya, mereka mengundang jurnalis asing untuk menjadi saksi penutupan lokasi uji nuklir.

The Guardian, Selasa 22 Mei 2018 melaporkan Korut mengundang berbagai media, seperti Associated Press, CBS, CNN, Russia Today dan beberapa media pemerintah Tiongkok untuk meliput kegiatan tersebut.

Penutupan lokasi uji nuklir sendiri akan dilakukan pada 23 hingga 25 Mei mendatang. Sebenarnya ini adalah permintaan pemerintah Amerika Serikat (AS), namun mereka tidak mengindahkan saat Negeri Paman Sam meminta para ahli nuklir diundnag.

Para awak media terpilih tersebut terlihat di bandara Beijing dan menaiki maskapai penerbangan Air Kroyo ke Pyongyang pada pukul 9.00 pagi.

Lokasi uji coba nuklir Korut akan ditutup pada akhir Mei ini. Penutupan itu mengemuka setelah Pemimpin Korut, Kim Jong-un, dan Presiden Korsel, Moon Jae-in, sepakat mengakhiri Perang Korea yang berakhir pada 1953 melalui gencatan senjata, tanpa perjanjian perdamaian.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya juga sepakat mencapai 'Semenanjung Korea bebas nuklir', tanpa secara eksplisit menyebut penghentian aktivitas nuklir Korut.

Sejumlah ilmuwan meyakini tanpa ditutup pun, Punggye-ri sudah hancur sebagian pada September lalu.


(FJR)