Lindungi Taj Mahal, India Batasi Jumlah Pengunjung

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 03 Jan 2018 18:20 WIB
pariwisataindia
Lindungi Taj Mahal, India Batasi Jumlah Pengunjung
India membatasi pengunjung masuk ke Taj Mahal. (Foto: AFP).

New Delhi: India membatasi jumlah pengunjung Taj Mahal. Hal ini dilakukan dalam upaya melestarikan salah satu ikon keajaiban dunia tersebut.
 
Dilansir dari laman AFP, Rabu 3 Januari 2018, jutaan turis India kebanyakan mengunjungi Taj Mahal. Setiap tahun jumlah mereka terus meningkat, terlebih saat perjalanan domestik semakin mudah.
 
Para ahli mengatakan bahwa kerumunan orang tersebut membuat makam marmer putih itu berubah warna. Makam tersebut sudah harus menjalani pembersihan rutin untuk menghentikannya berubah menjadi kuning karena udara yang tercemar.
 
Selain itu, kelebihan pengunjung membuat fondasi Taj Mahal jadi turun.
 
Di masa mendatang, hanya 40 ribu wisatawan lokal yang diizinkan memasuki kompleks bersejarah ini setiap harinya.
 
"Kami harus memastikan keamanan monumen dan pengunjung juga. Memanajemen keramaian juga menjadi tantangan terbesar kami," kata pejabat Survei Arkeologi India.
 
Pembatasan tersebut berlaku hanya untuk warga lokal yang membayar USD4, setara Rp54 ribu. Sementara untuk wisatawan asing yang membayar USD16 (setara Rp215 ribu), pembatasan ini tidak berlaku.
 
Taj Mahal dibangun Kaisar Mughal Shah Jahan sebagai makam untuk istri tercintanya Mumtaz Mahal. Sang istri meninggal saat melahirkan pada 1631.
 
Ruang bawah utamanya harus membayar tiket terpisah, pasalnya ruangan tersebut merupakan makam pasangan tersebut. Bangunan ini menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia yang ditetapkan UNESCO.



(FJR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

1 day Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA