Tiongkok Dorong Prajurit untuk Tidak Takut Mati

Willy Haryono    •    Jumat, 05 Jan 2018 13:30 WIB
politik tiongkok
Tiongkok Dorong Prajurit untuk Tidak Takut Mati
Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, 21 Desember 2017. (Foto: AFP/NICOLAS ASFOURI)

Beijing: Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan dorongan kuat untuk semua personel militer di negaranya untuk siap berperang dan tidak takut mati demi membela tanah air. Seruan disampaikan di tengah meningkatkan ketegangan geopolitik di Asia. 

Media nasional Tiongkok menyebut pesan Xi ini merupakan sesuatu yang jarang terjadi di Negeri Tirai Bambu. 

Xi mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin terkuat di Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir lewat kongres Partai Komunis pada Oktober tahun lalu. Pesan kepada semua personel militer ini dinilai sengaja didesain untuk meningkatkan citranya sebagai pemimpin tangguh. 

"Personel militer Tiongkok seharusnya tidak takut pekerjaan berat atau kematian," ujar Xi kepada ribuan prajurit dalam sebuah inspeksi ke Pusat Komando Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA) di provinsi Hebei, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Kamis 4 Januari 2018 malam waktu setempat.

Ia juga menyerukan kepada militer Tiongkok, yang modernisasinya melaju pesat dalam beberapa tahun terakhir, untuk terus berkembang. 

PLA diminta meningkatkan riset senjata berteknologi tinggi untuk digunakan dalam "latihan pertempuran sungguhan."

"Membuat pasukan elite dan kuat yang selalu siap bertempur, bisa berperang dan memastikan kemenangan demi memenuhi tugas yang diberikan Partai dan masyarakat di era baru," ungkap Xi. 

Sebagai Kepala Komisi Militer Pusat Partai Komunis, Xi adalah jenderal dari personel militer Tiongkok yang berjumlah lebih dari dua juta. 

Sejak menjadi presiden pada 2012, Xi mendorong terbentuknya Tiongkok yang kuat. Pada Oktober, dia mendorong negaranya mengembangkan pasukan "berkelas dunia" untuk tahun 2050.


(WIL)