Penyandang Disabilitas Tidak Boleh Malu Jika Ingin Maju

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 04 Oct 2017 20:22 WIB
penyandang disabilitas
Penyandang Disabilitas Tidak Boleh Malu Jika Ingin Maju
Pimpinan Bender Consulting Services, Joyce Bender (Foto: MTVN/Marceheilla)

Metrotvnews.com, Jakarta: Diskriminasi terhadap para penyandang disabilitas masih sangat sering dijumpai dewasa ini. Terkadang, sebagai manusia normal, kita lupa bahwa para penyandang cacat ini juga memiliki kemampuan sama seperti kita di balik keterbatasannya.

Perubahan persepsi kepada para penyandang disabilitas harus dilakukan di tengah masyarakat. Namun, para penyandang cacat juga dituntut untuk memperlihatkan kemampuan dirinya bersaing.

Hal ini disampaikan CEO Bender Consulting Services, Joyce Bender. Terlahir memiliki epilepsi, Joyce mengajak para penyandang disabilitas mampu menghidupi diri sendiri di tengah keterbatasan yang dimiliki.

Joyce memiliki pengalaman merekrut para tenaga kerja yang memiliki keterbatasan fisik. Dia juga mengedukasi perusahaan untuk membuang jauh-jauh stigma yang dimiliki terhadap para pekerja penyandang disabilitas.

"Jangan anggap kami, para penyandang disabilitas tidak memiliki kemampuan apa-apa. Buang jauh-jauh stigma ketakutan, kurangnya pengetahuan dan mitos dari pikiran Anda," ujarnya saat ditemui di @america, Jakarta, Rabu 4 Oktober 2017.

Untuk menghapus stigma itu, para penyandang disabilitas harus mendapat edukasi, teman pendukung dan dorongan moral. Kepada para peserta seminar, Joyce menuturkan ada tiga hal yang harus dimiliki para penyandang cacat agar sukses di tempat kerja.

"Sikap, bangunan dan lingkungan fisik yang mendukung dan harus mengerti teknologi," serunya.

Sementara itu, bagi perusahaan, Joyce menuturkan beberapa alasan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas. "Talenta yang berkualifikasi, memiliki keinginan kerja, kepuasan kerja komitmen, disiplin, kemampuan berorganisasi dan kelakuan baik. Para penyandang disabilitas biasanya cenderung tidak ingin mengundurkan diri. Satu hal yang terpenting, penyandang disabilitas menginginkan gaji dan bukan belas kasihan," ungkapnya.

Dia mengharapkan standar penilaian manajemen sama untuk semua bagian dari perusahaan, tak terkecuali kepada penyandang disabilitas.

Joyce merupakan CEO Bender Consulting Services yang memiliki penyakit epilepsi. Meski demikian dia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam merekrut penyandang disabilitas, baik untuk sektor negeri, maupun swasta.

 


(WAH)